Suara.com - Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memaparkan mengenai 'Strategi Memikat Investor di Masa Resesi' kepada UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia dalam agenda Webinar Business Mentoring Class.
Dalam paparannya, Sandiaga Uno menjelaskan tentang cara negosiasi dan presentasi cepat namun menarik. Sandiaga menjelaskan, dalam hal bernegosiasi harus ada konsep '3 Si' yakni inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.
"Saya berikan konsep, yang pertama '3 Si', inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Negosiasi itu bisa cepat, bisa memikat kalau kita menguasai seluruh isu, jadi informasi yang diperlukan itu kita harus tahu dengan cepat dan super tepat. Kita juga harus mampu dikelilingi oleh orang - orang yang baik, kalau kita mau sukses, kita bergaulnya sama orang - orang sukses," kata Sandiaga.
Dalam kesempatan yang sama, Sandiaga juga menanggapi mengenai isu resesi ekonomi yang berdampak pada UMKM. Namun, hal tersebut dapat dilalui dengan cara mencari penerang, dengan semangat 3G isu resesi di Indonesia akan dapat dilalui namun tetap waspada.
"Bisa disimpulkan bahwa disaat resesi ekonomi gelap. Banyak ketidakpastian, penerangnya adalah kemampuan kita untuk 4As, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas," kata Sandiaga.
"Ini disandingkan dengan semangat 3G, gercep kita harus gerak cepat mengambil peluang, geber kita harus mampu bergerak bersama, dan gaspol garap semua potensi termasuk potensi online untuk menciptakan peluang usaha bersama UMKM lainnya," lanjut Sandiaga.
Dalam kegiatan tersebut juga dilaunching Platform Sandination (Sandi Uno For The Better Nation) yang diprakarsai oleh Mbak Reni Fitriani dengan maksud memberi ruang kepada masyarakat untuk mengenal lebih dekat Sandiaga Uno. Dalam platform tersebut akan dibagikan banyak informasi mengenai tips - tips usaha, lifestyle, ekonomi, hingga bisnis ala Sandiaga Uno.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200
-
Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi
-
Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring
-
Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi
-
Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta
-
Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah
-
Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai
-
Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya