Suara.com - Bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2022, Panasonic kembali mewujudkan komitmennya untuk memajukan industri kreatif di Indonesia dengan menghadirkan Panasonic Young Filmmaker 2022 sebagai wadah bagi filmmaker dan creator muda Indonesia untuk berkompetisi menghasilkan dan menunjukan karya terbaiknya dalam bentuk video.
Ajang kompetisi Panasonic Young Film Maker 2022 hadir dengan warna baru dengan kolaborasi bersama brand Panasonic lain seperti Panasonic TV, Panasonic Cooking dan Panasonic Beauty serta komunitas kreatif dan para professional dari industry perfilman dan juga videografi dalam setiap kategori.
Hal ini merupakan bentuk penyesuaian Panasonic dengan tren video dan digital yang terjadi saat ini dan bertujuan untuk memperluas audience yang tidak hanya dari pembuat film tapi juga pembuat konten video digital dari berbagai latar belakang maupun minat.
"Panasonic Young Filmmaker merupakan salah satu upaya kami dalam berkontribusi untuk kemajuan industri kreatif di Indonesia dengan memberikan wadah bagi para creator muda Indonesia menunjukan karyanya dalam bidang videografi sekaligus memberi kesempatan kepada mereka bertemu dan berdiskusi dengan para professional dibidangnya," kata Intan Abdams Katoppo, Transformation and Service PT Panasonic Gobel Indonesia.
Dalam rangkaian acara PYFM 2022, para filmmaker dan content creator muda nantinya akan diberikan kesempatan untuk saling belajar dari para ahli dan mendapatkan lebih banyak ilmu mengenai tren serta proses pembuatan film maupun video digital.
“Panasonic GOBEL sebagai pelopor industri elektronika dengan pengalaman lebih dari 60 tahun ini, berkomitmen untuk terus menciptakan 'Live Your Best' melalui berbagai inovasi produk serta aktivitas bisnis yang dibuat dan dipasarkan, salah satunya dengan mengadakan PYFM 2022 sebagai kompetisi film pendek dan digital video yang menargetkan filmmaker dan content creator muda berbakat di seluruh Indonesia. Hal ini juga merupakan inisiatif Panasonic Lumix untuk tidak hanya menjadi merek kamera yang dicintai oleh penggemar video dan foto dari seluruh dunia, tapi juga dapat mendukung para sineas dan creator muda dalam menghasilkan karya karya terbaiknya,” ujar Intan Abdams Katoppo.
Agung Ariefiandi, General Manager Audio Visual & Small Domestic Appliance Product Marketing PT Panasonic Gobel Indonesia menyebutkan bahwa Ia menyadari kondisi saat ini yang masih dalam masa pasca pandemi dimana kita masih harus terus berjuang.
Karenanya, PYFM kali ini mengusung tema STRIVE yang berarti berjuang. PYFM 2022 mengajak teman-teman pekerja kreatif muda di Indonesia untuk membuat ataupun mengirimkan karya video dengan tema sesuai untuk terus saling membangkitkan semangat di masa penuh ketidakpastian ini.
Bersama dengan para juri dan komunitas yang memiliki visi dan misi sejalan, Lumix ingin melanjutkan kampanye #KolaborasiTanpaBatas dengan mengajak setiap pemangku kepentingan di industri pembuatan film / video untuk mengambil peran dalam mendidik dan memotivasi filmmaker juga content creator muda bertalenta di seluruh Indonesia, agar terus berprestasi dan memiliki daya saing tinggi dalam ajang film di tingkat lokal maupun internasional,
Baca Juga: HIPMI Ajak Anak Muda Kembangkan Industri Kreatif
“Percepatan perkembangan digitalisasi di Indonesia selama masa pandemi kemarin juga membawa banyak perubahan dalam industri video dan media sosial, maka kali ini PYFM hadir dengan ragam kategori yang disesuaikan dengan tren video saat ini, yang tidak hanya menargetkan filmmaker tetapi juga content creator yang juga sangat kreatif dalam menghasilkan video untuk media sosialnya. Hal ini lah yang membuat kami percaya bahwa kita semua sebenarnya terlahir untuk menciptakan sesuatu sesuai dengan kampanye PYFM 2022 #BORNOCREATE,” kata Agung Ariefiandi.
Terdapat tiga kategori besar yang dikompetisikan dalam PYFM 2022 yaitu Short Movie, Conceptual Video, & Vertical Video. Kategori Short Movie merupakan produksi film pendek dengan genre Drama, Komedi, Horror, Action, serta Dokumenter berdurasi maksimal 10 menit.
Conceptual Video merupakan produksi video yang terbagi kedalam empat sub-kategori yaitu, Wedding Video, Pre-Wedding Video, Nature & Wildlife Video dan Experimental Video. Kategori terakhir adalah Vertical Video yang merupakan produksi video dengan format 9:16 yang juga terbagi dalam 4 sub-kategori yaitu Local Travel Video, Local Food Video, Education Video dan Fashion & Beauty Video dengan durasi minimum 1 menit.
Mengusung kampanye #BornToCreate PYFM 2022 menggandeng juri kenamaan yakni sutradara dan penulis muda Yandy Laurens & cinematographer Goenrock untuk kategori short movie, serta Yudha Rizky & Aldio Ogut mewakili ContentAcademy.id, Bagoes Kresnawan, Babam Bramaditia, Barry Kusuma Pradityaka dan Gary Evan untuk kategori Conceptual Video dan Vertical video serta Agung Ariefiandi selaku representatif Panasonic Gobel Indonesia untuk seluruh kategori. PYFM 2022 juga berkolaborasi dengan beberapa komunitas seperti Hunting Pasar, SWAPP, Content Academy, Kreatif Hub, Wedding Vidgram, DCI, SNXP dan Keratif Film School.
Seluruh kegiatan PYFM 2022 akan dilaksanakan selama dua bulan, mulai dari 10 November 2022 hingga 3 Januari 2023. Dalam periode tersebut, Lumix bersama dengan komunitas akan mengadakan workshop roadshow mengenai pembuatan film pendek maupun konten video serta penjelasan fitur yang ada dalam kamera Lumix yang dapat mendukung para creator dalam seluruh proses pembuatan konten,
Untuk mengikuti kompetisi ini peserta dapat mendaftarkan karyanya melalui microsite pyfm2022.com sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Setiap peserta berkesempatan memenangkan total hadiah senilai 360 Juta untuk seluruh kategori, Pengumuman pemenang PYFM 2022 akan diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 2023 dengan total 11 kategori pemenang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan