Suara.com - Bisnis makanan adalah bisnis yang tak kenal musim, sehingga kamu bisa memulainya kapan saja. Hal ini karena dalam kondisi apapun, termasuk pandemi, manusia selalu membutuhkan asupan makanan.
Nah, buat kamu para pemula yang ingin memulai bisnis makanan, coba pilih lima jenis makanan berikut, yang risiko kegagalannya cukup kecil. Yuk, coba!
1. Frozen food rumahan
Ini bukan frozen food buatan pabrik yang banyak dijual di supermarket, melainkan frozen food rumahan yang kamu buat sendiri ataupun bisa kamu dapatkan dari supplier atau produsen langsung. Beberapa jenis frozen food yang laris manis di antaranya nugget, sayuran beku, somay, risol, bakpau, rendang, dan masih banyak lagi.
2. Nasi box
Buat kamu yang suka masak makanan rumahan, coba tawarkan masakanmu dalam bentuk nasi box atau nasi kotak untuk berbagai acara atau kegiatan, misal ulang tahun, meeting, hingga arisan.
3. Makanan khas daerah
Makanan khas daerah tidak mudah didapat. Kamu bisa melirik celah ini dengan menawarkan makanan khas daerah tertentu. Misalnya gudeg, mie aceh, atau berbagai macam makanan khas Manado.
4. Berbagai macam sambal
Baca Juga: Tantangan Berbisnis Makanan Online
Orang Indonesia sangat menyukai sambal. Rasanya, hampir tak mungkin makan tanpa pelengkap yang satu ini. Nah, jualan aneka sambal bisa jadi peluang bisnis yang baik buat kamu. Tinggal pilih, jenis sambal apa yang akan kamu jual, apakah sambal matah, sambal balado, atau sambal bawang.
5. Katering keluarga
Tak semua orang punya waktu untuk menyiapkan makanan untuk keluarganya. Kamu bisa memanfaatkan hal ini dengan menawarkan katering untuk keluarga. Selain katering makanan harian, kamu juga bisa menawarkan katering diet, katering untuk mahasiswa, atau katering untuk pegawai kantoran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya