Suara.com - Komunitas Nelayan Pesisir Sulawesi Selatan menggelar "Festival Nelayan Selayar" untuk menjaring dukungan bagi Ganjar Presiden 2024 di Dermaga Padang, Desa Bontosunggu, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulsel. Ribuan nelayan pesisir ambil bagian dalam acara tersebut.
Festival Nelayan Selayar diisi oleh serangkaian kegiatan menarik seperti aksi sosial bersih-bersih sampah di dermaga, penampilan musik, serta membakar ikan. Tak hanya itu, mereka menggaungkan deklarasi terhadap sosok yang berkomitmen mensejahterakan kalangan nelayan, yakni Ganjar Pranowo.
"Alhamdulillah, mereka sangat antusias terutama saat melakukan deklarasi untuk mendukung Bapak Ganjar Pranowo menjadi Presiden 2024. Nelayan di pesisir Kabupaten Kepulauan Selayar ini yakin bahwa Bapak Ganjar adalah pemimpin terbaik untuk Indonesia ke depan," ucap Bendahara Komunitas Nelayan Pesisir Sulsel, Firmansyah Putra.
Firman mengatakan, warga Kabupaten Kepulauan Selayar yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan ini mengaku resah atas melejitnya harga solar yang mencapai Rp25 ribu per liter. Oleh karena itu, mereka membutuhkan pemimpin yang fokus mengatasi permasalahan nelayan seperti Ganjar.
Ganjar terbukti telah mengupayakan kesejahteraan dan kemandirian nelayan selama menjabat di kursi pemerintahan. Di Jateng, Ganjar meluncurkan sejumlah program mensejahterakan nelayan, misalnya dalam mengatasi kelangkaan solar.
"Beliau langsung berkoodinasi dengan Pertamina dan BPH Migas agar alokasi solar untuk nelayan ditambah. Apalagi, Pak Ganjar sigap memperbaiki sistem pendataan surat rekomendasi nelayan, agar data kebutuhan solar bisa dihitung secara akurat dan tepat sasaran," jelas Firman.
Selain itu, kepedulian Ganjar juga terlihat ketika mengalokasikan bantuan Rp60 miliar kepada masyarakat terdampak penyesuaian harga BBM bersubsidi, termasuk nelayan. Sebanyak 14.375 orang nelayan di Jateng mendapatkan bantuan sebesar Rp 4,74 miliar yang dianggarkan Ganjar.
Aksi nyata itu tentunya menyempurnakan program Kartu Nelayan dan Asuransi Nelayan (Asnel) yang digagas Ganjar. Sejak 2016-2022, Ganjar telah mengcover 151.457 nelayan dengan Asnel dan Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
"Pak Ganjar mampu memberikan rasa aman bagi nelayan. Harapan kami, semua nelayan bisa merasakan kepedulian-kepedulian Pak Ganjar bila menjadi Presiden," tutup Firman.
Baca Juga: Songsong Indonesia Emas 2045, Ganjar: Kalangan Intelektual Harus Lebih Kolaboratif
Tokoh masyarakat Bontosunggu, Andi Mulawansah mengaku, kenaikan harga solar di Kabupaten Kepulauan Selayar menyebabkan banyak nelayan berhenti melaut.
Andi dan nelayan lainnya menginginkan kesejahteraan dan kemandirian nelayan, seperti halnya yang dirasakan nelayan Jawa Tengah. Semua itu, tak lain berkat kegigihan dan konsistensi Ganjar Pranowo selaku pemimpin.
"Karena seiring kepemimpinan beliau di Jateng nelayannya betul-betul sudah mandiri, sementara kami di Selayar ini belum merasakan bagaimana mandiri. Semoga, Pak Ganjar menjadi presiden dan tetap mendorong program-program nelayan agar bagus kehidupan kami," tutup Andi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi
-
LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan