Suara.com - Kekalahan Argentina saat melawan Arab Saudi di Piala Dunia 2022 Qatar ternyata didukung oleh masyarakatnya. Masyarakat Argentina justru berharap Lionel Messi dan kawan-kawan untuk tidak lolos ke babak selanjutnya.
Hal ini diungkapkan dokter yang pernah menangani Lionel Messi, Diego Schwarztein. Menurut dia, jika La Albiceleste menang dan menjuarai piala dunia, maka pemerintah setempat akan menggunakan momen itu untuk menutupi keterpurukan ekonomi.
"Sebagai penggemar sepak bola, saya ingin Argentina menjadi juara. Sebagai warga negara Argentina, sebagai manusia, saya ingin mereka kalah dalam ketiga pertandingan dan tersingkir di babak pertama. Mengapa? Saya yakin bahwa pemerintah populis menjijikkan yang kita miliki di sini akan menggunakan kesuksesan Argentina di Piala Dunia untuk menutupi semuanya," ujar Schwarzstein seperti dikutip Sporskeeda, Rabu (23/11/2022).
"Mereka dapat mengumumkan devaluasi mata uang pada hari tim bermain, ketika tidak ada yang fokus pada hal itu," tambah dia.
Untuk diketahui, di bawah kepemimpinan Alberto Fernandez, inflasi Argentina itu telah mencapai 83%, bank-bank sering kehabisan uang. Schwarzstein mengklaim bahwa krisis saat ini yang dialami negara adalah yang terburuk yang pernah dia lihat.
"Saya telah mengalami banyak krisis di negara ini, tetapi ini yang terburuk. Data dari pemerintah mengatakan bahwa untuk tidak menjadi miskin, Anda harus mendapatkan 120.000 peso Argentina per bulan (£636). Jumlah minimum (bulanan) upahnya 60.000 peso, jadi bahkan mereka yang punya pekerjaan, tetap miskin," katanya.
Kejutan muncul dalam pertandingan antara Argentina dan Arab Saudi dalam lanjutan laga Piala Dunia 2022 Qatar. Laga yang diprediksi jadi kemenangan mudah bagi Messi cs itu justru berakhir kemenangan bagi wakil Asia.
Skor Argentina vs Arab Saudi berakhir 1-2 dengan pencetak gol masing-masing tim Lionel Messi dan Saleh Al Shehri, serta Salem Al Dawsari.
Berita Terkait
-
Jurnalis Israel Ditolak Mentah-mentah Warga Qatar saat Minta Wawancara soal Piala Dunia 2022, Solidaritas Palestina
-
Lucas Hernandez Dikhawatirkan Tidak Bisa Lagi Bela Prancis di Piala Dunia 2022 karena Cedera Parah di Lutut
-
Termasuk Istri Lionel Messi, 7 WAGs Timnas Argentina Ini Bikin Mata Melek karena Kecantikannya di Piala Dunia 2022
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya