Suara.com - UKM Sahabat Sandi menstabilkan harga kebutuhan pokok yang saat ini mengalami lonjakan. Oleh sebab itu, kegiatan ini memberikan langkah nyata bagi masyarakat.
Ketua pelaksana UKM Sahabat Sandi Aceh, Fazil Haitamy mengapresiasi antusias masyarakat Aceh pada program tersebut. Menurutnya sembako murah dengan harga yang stabil dapat dirasakan warga Lam Bheu sebagai bentuk pertumbuhan ekonomi.
"Kita melaksanakan program sembako murah dengan harga Rp.25.000, untuk membantu masyarakat akibat naiknya harga bahan pokok. Sehingga ini saya rasa sangat tepat sasaran bagi masyarakat Desa Lam Bheu untuk menstabilkan ekonomi," kata Fazil di Balai Desa Lam Bheu, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar.
Fazil menilai kinerja Sandiaga dalam mendorong pemulihan ekonomi. Sehingga programnya dapat memberikan bukti kepada masyarakat Indonesia.
"Pak Sandiaga sangat inspiratif untuk menjadi contoh pemimpin lainnya yang memberikan bukti terhadap programnya, ini sangat luar biasa," tegas Fazil.
Sementara itu, salah satu pembeli sembako Nurul, 39, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Sandiaga dan UKM Sahabat Sandi. Sebab strategi ini dinilai baik oleh para ibu rumah tangga guna memenuhi kebutuhan pokok.
"Terima kasih Pak Sandi Uno dan UKM Sahabat Sandi ini sangat bermanfaat bagi kami semua. Karena harga bahan pokok sangat mahal, minyak naik sehingga masyarakat Gambong Lam Bheu sangat antusias," ungkap Nurul.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
-
Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!
-
Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026
-
OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal
-
Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi
-
Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun
-
Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz
-
Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak
-
Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?
-
Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar