Suara.com - Daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes pada tahun 2022 masih didominasi oleh pengusaha dengan umur yang tak muda lagi alias veteran. Rata-rata, pengusaha yang masuk daftar itu memiliki rata-rata usia 60-80 tahun ke atas.
Namun, terselip pengusaha muda yang masuk ke dalam daftar tersebut. Sosok itu ialah Ciliandra Fangiono yang memiliki kekayaan USD2,2 miliar atau setara dengan Rp34,23 triliun (kurs Rp15.600).
Pengusaha yang baru berusia 46 itu, menduduki kursi ke-20 orang terkaya di Indonesia pada tahun 2022 versi forbes.
Melansir Forbes, Ciliandra Fangiono merupakan pemilik perusahan minyak sawit yang terdaftar di Singapura yaitu First Resources. Namun, semua perkebunannya berada di Indonesia.
Keluarganya merupakan pemegan saham mayoritas di First Resource, yang mana ayahnya Matias Fangiono adalah pendiri perusahaan tersebut pada dua dekade lalu.
Sebelum terjun ke bisnis keluarga, Ciliandra terlebih dahulu bekerja di divisi perbankan investasi Merrill Lynch di Singapura. Dia merupakan salah satu yang dianugerahi adiah Buku PriceWaterhouse saat di Universitas Cambridge
Sebelum bergabung dengan bisnis keluarga, Ciliandra bekerja di divisi perbankan investasi Merrill Lynch di Singapura. Dia adalah Sarjana Ekonomi Senior dan dianugerahi Hadiah Buku PriceWaterhouse saat di Universitas Cambridge.
Sebagian besar harta kekayaannya saat ini dapatkannya setelah perusahaan keluarga tersebut memegang kendali perusahaan perkebunan kelapa sawit FAP Agri.
Untuk diketahui, kekayaan Ciliandra mengalami kenaikan dari tahun ke tahu, pada 2020 Ciliandra tercatat memiliki harta kekayaan mencapai USD1,1 miliar atau setara Rp17,16 triliun. Kemudian pada 2021 harta kekayaannya meningkat hingga USD1,8 miliar atau setara Rp28,08 triliun.
Baca Juga: Pengusaha Minta Pemerintah Batalkan Aturan Upah 2023, Alasanya Risiko PHK Massal
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya
-
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih