Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir tengah menyiapkan sejumlah bonus untuk para pegawai Kementerian BUMN. Bonus ini untuk menghilangkan rasa iri dengan para pegawai BUMN.
Pasalnya, kondisi insentif pegawai kementerian dengan pegawai BUMN sangat berbeda. Pegawai BUMN selalu mendapatkan bonus jika, perusahaan pelat merah itu untung. Sedangkan, pegawai Kementerian BUMN tidak mendapatkan apa-apa.
"BUMN yang untung dapat bonus, kementerian nggak dapat apa-apa, nggak fair," ujar Erick di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (2/1/2023).
Menurut Erick, kesenjangan itu membuat buruk perlakuan para pegawai Kementerian BUMN. Salah satunya jual beli jabatan di lingkungan Kementerian BUMN.
"Kalau BUMN bagi dividen, nah temen-temen pegawai kementerian dapat dividennya, bonus," ucap dia.
Mantan Bos Klub Inter Milan ini menyebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah menyetujui skema bonus untuk pegawai Kementerian BUMN.
Erick menambahkan, Kementerian BUMN merupakan lembaga yang unik, karena hanya mengurusi korporasi milik negara.
"Ini kementerian unik, kita ngurusi korporasi, jadi apa, mentalnya mesti mirip. Makanya, kenapa struktur kementerian kita bongkar, ada deputi keuangan, HRD, legal, memang agak beda dari kementerian lain," pungkas dia.
Baca Juga: Erick Thohir Beri Kode Bangun Lebih Banyak Infrastruktur Kereta Api di Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus