Suara.com - Gelombang PHK massal belum usai awal tahun 2023. Bahkan, perusahaan raksasa Microsoft tidak bisa lolos dari jeratan tekanan ekonomi.
Microsoft dilaporkan memutus hubungan kerja atau PHK terhadap 11 ribu karyawan mereka. Reuters dalam laporannya yang mengutip Sky News mengatakan, 5 persen dari total karyawan Microsoft terdampak kebijakan ini.
Dengan demikian, diperkirakan 11 ribu orang akan kena PHK. Sejumlah divisi disebut-sebut akan paling banyak terdampak seperti teknik dan divisi rekrutmen karyawan.
Kabar ini tidak lama setelah sebelumnya Microsoft mengumumkan jatah cuti tak terbatas di Kantor AS yang semakin memudahkan para karyawan.
Para karyawan Microsoft akan menerima 10 hari libur perusahaan, cuti, cuti sakit dan kesehatan mental, dan cuti untuk keperluan lain hingga duka.
Kebijakan ini tidak berlaku bagi karyawan Microsoft dengan sistem bayaran per jam lantaran aturan dari pemerintah dan federal jadi salah satu halangan.
Karyawan yang bekerja di luar AS juga diapstikan tidak mendapatkan hal yang sama lantaran perbedaan UU terkait ketenagakerjaan di amsing-masing negara.
Untuk diketahui, melansir dari Bloomberg, hingga pertengahan tahun 2022 lalu, Microsoft diperkirakan memiliki jumlah karyawan 221.000 orang.
Baca Juga: Ancaman PHK Massal Intai Indonesia, Cak Imin Wanti-wanti Ke Pemerintah: Waspada Gejolak Sosial
Berita Terkait
-
Kisah Sandiaga Uno dari Korban PHK Jadi Pengusaha Sukses
-
Bank Ternama Asal Swiss Mau PHK 9.000 Pekerja, Makin Mengkhawatirkan
-
Miris, Startup Ini PHK Massal Ratusan Karyawan Tanpa Pesangon
-
Harga BBM dan PHK Jadi Biang Kerok Naiknya Jumlah Orang Miskin di Indonesia
-
Ancaman PHK Massal Intai Indonesia, Cak Imin Wanti-wanti Ke Pemerintah: Waspada Gejolak Sosial
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam
-
Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah
-
Kabar Baik dari MSCI! Indonesia Tetap Emerging Market, OJK Bidik Lebih Banyak Investor Asing
-
Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran