Suara.com - Menparekraf Sandiaga Uno bersama Karang Taruna Kelurahan Kebon Baru memanen hasil budidaya ikan dalam ember lewat program 'Juragan Lele Lalap'. Panen tersebut menghasilkan ratusan kilo ikan lele.
Kegiatan ini juga bekerja sama dengan Rumah SandiUno Indonesia (RSI) dan Rumah Siap Kerja (RSK). Panen dilakukan setelah masa budidaya selama tiga bulan.
"Karang Taruna ini generasi muda harapan bangsa. Mereka harus bisa produktif, mereka harus bisa cari pengalaman, langsung bisa cari duit. Dengan panen 295 kilogram ini, nilainya saya udah hitung 10 juta rupiah lebih," ujar Sandiaga Uno di Sasana Krida Bakti, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan.
Sandiaga juga memberikan bantuan pascapanen yaitu freezer, vacum sealer, plastic sealer, food processor, timbangan digital, serta pelatihan pengolahan. Lalu, Sandiaga juga menyerahkan bantuan seperangkat alat usaha warung pecel lele berupa etalase, tenda, meja, hingga penggorengan, kompor, dan gas.
"Satu piring tadi Rp 15 ribu, kalau dijual mungkin 100 piring aja udah Rp 1,5 juta pendapatan mereka perhari. Warga aja di sini ada berapa pak RW? Seribu lebih. 10 persen aja yang beli 100 udah Rp 1,5 juta," ucap Sandiaga.
"Semuanya kompak kita lanjutkan pembangunan ini sehingga kita bisa mensejahterakan rakyat kita khususnya ngadepin tahun-tahun ekonomi yang walaupun masih bagus tapi kita harus waspada. Kita harus bangun kekuatan ekonomi rakyat," sambungnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kelurahan Kebon Baru, Laode Hardian menganggap program Sandiaga tersebut tepat sasaran. Menurut pemuda yang akrab disapa Lahar ini, program tersebut efektif mencegah kegiatan-kegiatan negatif para remaja.
"Ini merupakan suatu terobosan seorang Pak Sandiaga Uno, tokoh nasional, pejabat negara yang peka melihat apa yang dibutuhkan saat ini oleh masyarakat kita. Makanya kita semua sangat respect banget, kebijakan yang sangat cerdas menurut kami beliau bisa memberikan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang khususnya kita nih anak-anak muda," kata Lahar.
Lebih lanjut, Lahar berharap banyak Sandiaga Uno baru ke depannya. Dia juga mengaku termotivasi menjadi pengusaha lantaran program ini.
Baca Juga: Biasanya Tampil Seksi dan Ketat, Kiky Saputri Canggung berkerudung
"Saya pengen dari tangan Pak Sandiaga Uno bisa mencetak Pak Sandiaga Sandiaga lainnya nanti. InsyaAllah mudah-mudahan kami bisa melahirkan para enterpreneurship-enterpreneurship muda di wilayah kami," tutur Lahar.
Sebelumnya, Sandiaga Uno mendatangi lokasi tersebut pada Oktober 2022 lalu. Karang Taruna di Sasana Krida Bakti merupakan karang taruna pertama di Indonesia.
"Saya sangat berbahagia hari ini, di lokasi karang taruna pertama di Indonesia memberikan bantuan yang diperlukan oleh warga yaitu 3 kolam biofolk, 50 unit budidaya ikan dalam ember (budidamber), 4.300 bibit ikan lele lengkap dengan pakan hingga masa panen dan pembinaan," kata Sandiaga, Minggu (23/10/22).
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan
-
Danantara Pertimbangkan Garuda Indonesia Cicil Beli 50 Pesawat Boeing
-
IHSG Ditutup Longsor Lagi, 494 Saham Kebakaran
-
LPDP Ungkap Beasiswa Kini Fokus ke Program STEM, AI-Semikonduktor, hingga Hilirisasi
-
Riset LPEM FEB UI Ungkap Dampak Kontribusi Pindar ke PDB Indonesia
-
Kemenperin Bantah Isu PHK Mie Sedaap, Sebut Hanya Pekerja Outsourcing
-
Impor Masih Dominan, Emiten Petrokimia TPIA Bidik Penguatan Pasar Domestik
-
Viral Kasus Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Ancam Pamerkan Nama Alumni Bermasalah
-
Penerimaan Pajak Naik, Nilai Tukar Rupiah Kembali Menguat pada Kamis