Suara.com - Mengawali perdagangan pada pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil dibuka rebound ke level 6.903 atau menguat 0,12 persen, setelah pada perdagangan kemarin ditutup melemah di level 6.894.
Mengutip data RTI, Selasa (21/2/2023) IHSG pada awal perdagangan berhasil naik 8,4 basis poin atau menguat 0,12 persen menuju level 6.903.
Setelah dibuka hingga pukul 09.01 Wib laju IHSG terus merangkak naik hingga posisi 6.911 atau telah mengalami penguatan sebesar 0,24 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka naik pada awal perdagangan indeks ini naik 0,2 basis poin atau menguat 0,03 persen menuju level 955.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 473 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp172 miliar dan volume transaksi mencapai 25 ribu kali.
Sebanyak 159 saham berhasil menguat, 88 saham bergerak melemah dan 313 saham bergerak stagnan.
CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pola pergerakan IHSG tengah berada dalam fase konsolidasi.
"Saat ini berada di level wajar dengan potensi koreksi yang tak terlalu dalam untuk jangka pendek," kata William dalam analisanya.
Menurutnya hal ini dikarenakan rilis data kinerja emiten secara full year 2022 masih dapat menjadi penopang pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.
Baca Juga: Keuangan Waskita Karya Kritis, Saham WSKT Masih Digembok BEI
"Namun, hal ini belum terlihat didukung oleh capital inflow yang mengalir deras ke dalam pasar modal kita sehingga adanya peluang tekanan dalam jangka pendek masih terlihat," ujar William.
Meski begitu, ia menilai momentum koreksi ringan dapat terus dimanfaatkan investor untuk melakukan pembelian saham-saham dengan market cap besar dan fundamental kuat.
Dengan sentimen tersebut, William memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.852 dan resistance 6.988. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, dengan kapitalisasi yang cukup besara atau big caps seperti saham BBCA, TLKM, ITMG, HMSP, SMGR, AALI, PWON, EXCL.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123