Suara.com - Warganet ikut geram dengan kasus penganiayaan yang melibatkan anak pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Saking geramnya, para warganet pun malas membayar pajak, lantaran kendaraan anak pegawai pajak itu menunggak pajak kendaraan.
Seperti akun twitter @Adit*** yang mempertanyakan kepada DJP perihal boleh tidak masyarakat tidak membayar pajak terlebih dahulu. Pasalnya, dia merasa heran dengan harta pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo yang mencapai Rp 50 miliar tapi menunggak pajak kendaraan Rubicon yang hanya Rp 7 jutaan.
"Halo @DitjenPajakRI, boleh gak kita gak bayar pajak dulu," cuit akun tersebut yang dikutip Jumat (24/2/2023).
Akun tersebut pun membubuhkan video yang juga mempertanyakan penggunaan pajak yang dibayarkan masyarakat hingga dugaan sumber harta kekayaan Rafael Alun hingga mencapai Rp 50 miliar.
"Sekarang malas nggak sih bayar pajak, iya duit kita dipakai negara. Tapi kayaknya ada sebagian dari duit kita buat ngebayarin Rubicon-nya Mario Dandy," kata pria dalam akun tersebut.
"Bapaknya Mario, Rafael Alun Trisambodo ternyata punya kekayaan lebih dari Rp 50 miliar, anggaplah gajinya sebulan Rp 100 juta, untuk sampai Rp 50 miliar lebih itu kan butuh sekitar 500 bulan. Pasti korupsi gak sih? Ya pasti ada sumber penghasilan lain, pesugihan misalnya," tambah dia.
Harta kekayaan Rafael Alun
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara KPK, Rafael Alun Trisambodo yang menjabat sebagai kepala bagian atau eselon II memiliki harta sebesar Rp 56,1 miliar.
Secara rinci, sebagian besar harta kekayaan milik Rafael berupa tanah dan bangunan yang sebesar Rp 51,3 milar.
Baca Juga: Rafael Alun Trisambodo Resmi Dicopot dari Pejabat Pajak, Tapi Masih PNS
Terdapat 11 aset tanah dan bangunan yang tersebar di Kab/Kota Sleman, Kab/Kota Manado, Kab/Kota Jakarta Selatan, dan Kab./Kota Jakarta Barat.
Kemudian, Rafael juga memiliki harta kekayaan berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp 425 juta di mana, rinciannya mobil Toyota Camry tahun 2008, mobil Toyota Kijang tahun 2018.
Rafael tercatat, memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 420 juta, surat berharga senilai Rp 1,55 miliar, kas dan setara kas Rp 1,34 miliar, serta harta lainnya senilai Rp 419 juta.
Rafael juga tercatat tidak memiliki utang sepeser pun. Dengan rincian itu, maka harta kekayaan Rafael sebesar Rp 56,1 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar