Oleh karenanya, dia menyebut masyarakat Papua, khususnya anak muda sangat menyayangi, mencintai, dan selalu merindukan sosok Presiden Jokowi.
“Hal ini makin tampak dan tecermin dari tingginya kepuasan publik di Papua terhadap kinerja Bapak Presiden yang mencapai 80 persen. Yang merupakan angka tertinggi di atas rata-rata nasional ada di Papua,” ujar Kabin.
Menurut Budi, peresmian gedung PYCH kali ini akan menjadi legacy atau warisan bagi masyarakat yang ada di Papua dan selalu terpantri dalam catatan tinta emas sejarah bangsa.
Budi juga mengaku siap untuk membuat PYCH diantaranya di Papua Barat, NTT, Aceh hingga Maluku dengan dukungan kementerian/lembaga. Hal itu sesuai dengan arahan dari Presiden Jokowi.
Menurutnya, kehadiran para menteri dan tokoh lainnya itu sebagai bentuk dukungan kepada anak muda melalui pembangunan PYCH di sejumlah wilayah, khususnya PYCH di Jayapura yang sudah ada.
"PYCH memiki visi misi agar anak muda papua menjadi motor penggerak di berbagai sektor kehidupan Papua melalui kemitraan secara nasional maupun internasional. Oleh karenanya, kami semua optimistis ke depan akan lahir anak-anak muda Papua dengan prestasi dan reputasi mendunia yang berasal dari Papua Youth Creative Hub ini," tegasnya.
Diasuh oleh BIN, PYCH ditujukan sebagai pusat pengembangan talenta potensial Tanah Papua agar menjadi generasi unggul, kreatif, berjiwa pelopor, lincah mengadopsi cara-cara baru dan cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital serta memiliki semangat kebangsaan yang tinggi.
Beragam program yang sudah berjalan di gedung ini dapat diikuti anak-anak muda Papua dari berbagai kalangan dan daerah, meliputi pelatihan dan pengembangan minat-bakat bahkan pembinaan kewirausahaan sekaligus pemasaran.
Di antaranya pelatihan seni kriya ragam suvenir khas Papua, kuliner, desainer, dan modeling, seni tari, puisi, podcast, fotografi, seni pahat, seni suara, dan musik. Juga ada pelatihan perakitan, reparasi gadget, PC, dan laptop oleh Puslitbang BIN hingga bimbingan tes sekolah kedinasan.
Baca Juga: Goda-goda Kepala BIN: Aura Pak Jokowi Sebagian Sudah Pindah ke Pak Prabowo
Gedung PYCH dibangun dengan arsitektur khas adat Papua, yaitu atap Honai Jayapura dan atap Kariwari Wamena. Selain memiliki asrama berkapasitas seratusan orang, Gedung PYCH juga dilengkapi cafe, co-working space, studio musik, studio fotografi, ruang podcast, ruang konseling, teater, hingga ruang serbaguna. Gedung ini juga memiliki fasilitas internet berkecepatan tinggi.
Adapun yang cukup menonjol adalah PYCH Store yang merupakan tempat pemasaran berbagai produk dari para entrepreneur muda dan UMKM. Selain display, pemasaran juga dilakukan secara online agar bisa menembus pasar nasional, dan internasional.
Semua produk dipasarkan dengan label “PCYH”. Ratusan UMKM telah bergabung di sini dengan ribuan item produk. Sebagian telah berhasil didaftarkan untuk mendapatkan hak kekayaan intelektual atau HKI. Dalam acara peresmian, Menkumham Yasonna H. Laoly menyerahkan secara simbolis tanda pendaftaran HKI kepada pembina PYCH, Kepala BIN Budi Gunawan.
Turut hadir dalam acara peresmian Menkumham Yasonna H. Laoly, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan/Plt. Menpora Muhadjir Effendy, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menparekraf Sandiaga Uno, dan sejumlah pejabat negara lainnya.
Lalu, Rektor UNHAN Amarulla Octavian, Rektor Universitas Hasanudin Jamaluddin Jompa, Rektor Universitas Cenderawasih Oscar O Wambrauw, kemudian sejumlah tokoh adat, agama, dan pemuda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!
-
Intip Spesifikasi Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro yang Tampil Lebih Maskulin di GIIAS 2026
-
Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya
-
Harga Motor Listrik Honda, Simak Perbedaan ICON e: vs EM1 e: vs CUV e:
-
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya