Suara.com - Guna meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terlibat aktif dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba, Direktorat Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatra Utara dan Politeknik Negeri Medan, menyelenggarakan Pertunjukan Seni dan Talkshow dengan tema “Ngabuburit Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba)”.
Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan, Kemkominfo, yang diwakili oleh Ketua Tim Informasi dan Komunikasi Hukum, Astrid Ramadiah Wijaya, mengungkapkan bahwa upaya pencegahan terus dilakukan secara kolaboratif bersama BNN. Yakni, dalam hal menyediakan dan menyebarkan informasi tentang pencegahan bahaya narkotika dan prekursor narkotika.
“Lewat pertunjukan seni dan talkshow ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba. Sebagai penutup, semoga acara ini membawa manfaat yang besar dan positif bagi kita, masyarakat, dan negara,” ujar Astrid ditulis Jumat (7/4/2023).
Survei nasional yang dilakukan oleh BNN, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2021 mendapati bahwa prevalensi penyalahgunaan narkotika di Indonesia meningkat 0,15 persen, terlebih survei tersebut menunjukkan prevalensi pemakai narkoba berada pada rentang umur 15 – 58 tahun.
Sosialisasi memerangi narkoba bagi generasi muda pun memerlukan cara yang lebih menarik dan seksama. Penyuluh Narkoba Ahli Madya, BNNP Sumatra Utara, Soritua Sihombing menjelaskan bahwa soft power approach perlu diupayakan untuk pencegahan terutama di civitas pendidikan seperti di kampus. Dalam kesempatan ini, Soritua mendorong Mahasiswa untuk turut menjauhi narkoba, terlibat dalam menggunakan dan bahkan mengedarkan.
“Tiga hal yang seharusnya dimiliki generasi muda untuk jauhi narkoba yaitu, KEPO atau kembangkan potensi, BAPER yaitu bawa perubahan, dan UTANG yaitu unggul dan tangguh. Mahasiswa harus menjadi agen perubahan sesuai dengan slogan War on Drugs: Berani Tolak, Berani Rehab dan Berani Lapor,” ujar Soritua.
Pada kesempatan tersebut, turut hadir Dosen Psikologi Universitas Sumatra Utara, Amalia Meutia, yang menjelaskan tentang kecanduan narkoba dari sisi psikologi. Menurutnya, addiction atau kecanduan dapat dikalahkan oleh connection atau keterikatan. Maka dengan memperbanyak hubungan dan komunikasi dengan orang lain, akan menjauhkan seseorang pada adiksi.
“Nature manusia diciptakan untuk terikat pada hal tertentu. Jika hal tersebut hal yang baik bahkan pada hal yang buruk sekalipun. Oleh sebab itu, kita perlu terikat pada hal-hal dan kegiatan yang positif,” ujar Amalia.
Dosen Politeknik Negeri Medan, Zakaria Sembiring, juga menjabarkan pengalamannya dalam hal kedisiplinan saat berkuliah ketika menjelaskan visi Politeknik Negeri Medan.
Baca Juga: Iis Dahlia Beri Peringatan ke Devano Danendra, Jangan Sampai Hamili Anak Orang
“Kedisiplinan yang menurun menjadi celah masuknya pengaruh narkoba bagi generasi muda. Saya ingin mengimbau agar disiplin harus tetap ditegakkan. Jadi, disiplinlah dengan diri sendiri,” Zakaria menegaskan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Direktur 1 Politeknik Negeri Medan Roslina dan Duta Pelajar Anti Narkoba 2020 Elvira Dwi Arista yang juga memberikan semangat kepada anak muda untuk ikut memerangi narkoba. Selain itu, acara diramaikan oleh pertunjukan seni kreatif dari anak muda Medan, yaitu penampilan stand up comedy oleh Syark Muslim dan Frans Joel, serta ditutup oleh grup musik Apricot.
Sekitar 300 mahasiswa dan masyarakat umum hadir dalam kegiatan “Ngabuburit Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba)” yang diharapkan dapat ikut menularkan semangat anti narkoba bagi anak muda lainnya. Acara ini juga ditayangkan secara langsung di akun Youtube Ditjen IKP Kominfo.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan
-
Dua Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini
-
Review Film CODA: Harmoni Keheningan, Musik, dan Cinta Keluarga
-
Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup
-
Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
Cara Membedakan Cinta, Manipulasi, dan Penipuan Menurut Detektif Jubun
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya