Suara.com - Pasar crypto alami kenaikan hingga $60 miliar ketika akhir pekan lalu Bitcoin (BTC) melesat di atas $30.000. Kenaikan harga tersebut memicu lonjakan pada pasar crypto secara keseluruhan di mana kapitalisasi pasar crypto naik menjadi $1,4 triliun.
Kenaikan harga crypto dipicu oleh, antara lain, pandangan The Fed tentang kebijakan moneter dan harapan kenaikan suku bunga dapat berakhir dalam waktu dekat, serta adanya lonjakan adopsi institusional. Meskipun begitu investor masih dihadapi volatilitas pasar crypto.
Di tengah volatilitas harga crypto, investor dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk belajar lebih dalam tentang crypto untuk meningkatkan pengetahuan dan update informasi terkait industri crypto melalui Pintu Kelas Academy.
Selain menambah pengetahuan, investor dan trader masih bisa memanfaatkan situasi ini untuk mendapat imbal hasil melalui fitur Staking dan Earn. Semua fitur tersebut dapat dimanfaatkan hanya dalam satu platform PINTU.
“Sentimen positif terhadap aset crypto membawa angin segar bagi investor. Guna membantu mengoptimalkan strategi investasi, investor dapat memanfaatkan solusi yang ada dalam aplikasi PINTU untuk memaksimalkan investasi cryptocurrency,” kata Timothius Martin, Chief Marketing Officer PINTU ditulis Minggu (16/4/2023).
Aplikasi PINTU memiliki fitur unggulan dan terpercaya yang bisa dimanfaatkan oleh investor maupun trader dalam mengoptimalkan pengalaman terbaik berinvestasi di dalam kondisi market crypto saat ini. Fitur-fitur tersebut di antaranya, spot trading, PTU Staking, Pintu Earn, dan Pintu Kelas Academy.
Untuk fitur spot trading, per April 2023 di PINTU terdapat lebih dari 120 aset crypto yang diperdagangkan. Selain itu harga token yang ditampilkan merupakan harga yang sudah final serta memiliki spread yang rendah dan tanpa ada biaya tambahan atau tersembunyi. Di samping itu seluruh transaksi crypto di PINTU akan dikompilasi dan dapat diunduh guna memudahkan user terkait pelaporan pajak.
Fitur lainnya adalah PTU Staking. Sebuah fitur di mana user dapat memperoleh berbagai bonus hanya dengan menyimpan aset PTU di aplikasi PINTU. Banyak keuntungan yang ditawarkan bagi pengguna PTU Staking di antaranya gratis tarik saldo rupiah, serta mendapatkan kuota kirim atau terima aset melalui jaringan blockchain.
Tidak hanya itu, pengguna PTU Staking bisa mendapatkan PTU Annual Percentage Rate (APR) dan extra Annual Percentage Yield (APY) di fitur Pintu Earn, bonus komisi referral, hingga yang terbaru bisa mendapatkan tiket nonton XXI, voucher belanja di ecommerce, Garuda travel voucher, yang didistribusikan setiap minggunya.
Fitur selanjutnya yang dapat digunakan investor untuk menyimpan aset crypto dan bisa memperoleh sejumlah bonus dari aset yang disimpan adalah Pintu Earn. Dengan memanfaatkan fitur ini, pengguna bisa mendapatkan bunga yang dibayar tiap jam dan fleksibilitas untuk top-up dan tarik saldo kapan pun.
Investor dapat menaruh 13 aset crypto di dalam Pintu Earn di antaranya, Bitcoin, Ethereum, BNB, Dogecoin, USDT, USDC, Matic, Sandbox, Ren, Solana, Cardano, Kusama, dan Lido Dao.
Untuk mendukung literasi masyarakat Indonesia, aplikasi PINTU telah menghadirkan Pintu Kelas Academy untuk memberikan informasi lengkap seputar crypto dan blockchain.
Fitur “Kelas” Pintu Academy menerapkan pembelajaran materi berbasis kurikulum untuk pelatihan mandiri dengan durasi pembelajaran setiap materinya kurang dari satu jam yang bisa diakses secara gratis melalui aplikasi PINTU atau di website pintu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026