Suara.com - Relawan Ganjaran Buruh Berjuang (GBB) meresmikan posko mudik Lebaran 2023 di Desa Ciasem baru, Kec. Ciasem, Kab. Subang, Jawa Barat.
Pembukaan dilakukan secara simbolik dengan pengguntingan pita oleh Ketua Umum GBB Lukman Hakim, didampingi Sekjen GBB, Kelik Ismunanto, jajaran DPP GBB dan GBB daerah, serta masyarakat umum.
Lukman Hakim mengatakan, posko mudik itu memfasilitasi bagi pemudik kendaraan roda dua atau pun roda empat yang ingin beristirahat.
Adapun posko mudik dari sukarelawan Ganjar Pranowo itu didirikan hingga H+1 Lebaran. Kemudian, di posko tersebut juga ada fasilitas P3K atau obat-obatan yang bisa dipakai para pemudik, fasilitas untuk tidur, makanan dan minuman hingga tempat ibadah.
"Rasa syukur kami GBB berhasil membuat posko ini. Di sini ada air minum, toilet, tempat ibadah, nanti juga kita akan kasih bingkisan, bagi kaos GBB, kalender dan stiker. Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk masyarakat," ujar dia ditulis Rabu (19/4/2023).
Lukman mengungkapkan, target posko ini pemudik yang berasal dari Jabodetabek hingga Banten menuju ke arah Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Menurutnya, GBB sendiri membuat posko mudik di wilayah Cirebon dan Subang Selatan.
"Kami menyasar di Pantura ini di jalan non tol karena di sini banyak pemudik-pemudik yang menggunakan motor, itu sasaran kami untuk membantu mudik di Pantura ini," ujar Lukman.
Lukman berharap pemudik nyaman, aman dan sampai tujuan. Dia mengimbau agar pemudik berhati-hati dalam perjalanan dan istirahat di posko mudik apabila diperlukan.
GBB membuat posko mudik ini bekerja sama dengan Federasi Serikat Buruh Garmen, Kerajinan, Tekstil, Kulit dan Sentra Industri (FSB Garteks), serta masyarakat.
Ketua DPC FSB Garteks, Suherman menyatakan bersama GBB berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pemudik arah Pantura yang biasanya beristirahat ketika sore hingga malam hari.
"Insyaallah kami siap memberikan pelayanan kepada pemudik dan lancarnya posko mudik GBB," ucapnya.
Salah seorang pemudik, Fajriansyah (45), mengaku terbantu dengan adanya posko mudik GBB di wilayah Subang. Dia bersama istri mudik dari Bekasi dengan tujuan Cilacap, Jawa Tengah dengan perjalanan lebih dari enam jam.
"Alhamdulillah ada kemudahan di posko ini, buat para pemudik diharapkan bisa membantu para pemudik, biar bisa istirahat. Jika keadaan letih, mengantuk, silakan singgah," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru
-
Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati