Suara.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis gasoline, seperti pertalite dan pertamax series melonjak hingga 200 persen di sejumlah kota, utamanya di Jawa Tengah (Jateng) saat periode angkutan Lebaran 2023.
Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Erika Retnowati mengatakan, Jateng merupakan wilayah tujuan mudik, atau sebagai tempat transit pemudik menuju Jawa Timur (Jatim).
"Di Jateng itu penyaluran gasoline tertinggi ada di Kabupaten Brebes pada 20 April mencapai 222,9 persen dari hari normal. Ini naik dua kali lipat," kata Erika dalam konferensi pers Penutupan Posko Ramadan dan Idulfitri 2023, Jakarta, dikutip Rabu (3/5/2023).
Beberapa kota lainnya, seperti; Cirebon, Mojokerto, Pekalongan, Batang, Pemalang, Tegal, Semarang, dan Wonogiri juga mengalami peningkatan konsumsi BBM gasoline dari 170 persen hingga 200 persen dibanding hari normal.
Selama periode Posko Hari Raya Idul Fitri 2023 kemarin, BPH Migas dan Pertamina menyiagakan 114 Terminal BBM, 7.491 SPBU dan 68 DPPU, serta menyiagakan fasilitas tambahan di wilayah-wilayah dengan demand tinggi.
Sementara, untuk penyaluran solar selama arus mudik secara umum turun 22 persen dibanding hari normal.
Hal ini karena industri banyak yang libur dan kendaraan berat tidak diperkenankan melintas di jalan tol saat arus mudik dan arus balik Lebaran 2023.
Erika menyampaikan, untuk penyaluran BBM tertinggi secara nasional terjadi pada arus mudik pada Kamis, 20 April 2023, dengan kenaikan gasoline sebesar 40,78 persen dibanding penyaluran di hari normal.
Sedangkan untuk arus balik, kenaikan gasoline secara nasional terjadi pada Selasa, 25 April 2023, dengan kenaikan sebesar 17,71 persen dibanding hari normal.
Baca Juga: Turun Lagi, Daftar Harga BBM Pertamina di Seluruh SPBU
"Untuk arus balik kedua terjadi pada Sabtu, 29 April 2023, dengan kenaikan gasoline mencapai 12,95 persen dari penyaluran normal," jelas Erika.
Selama periode Posko Ramadan dan Idulfitri 2023 yang diawasi BPH Migas dari 10 April hingga 2 Mei 2023, ketersediaan stok dan penyaluran BBM secara umum aman di level 4-77 hari operasi.
Pertalite menjadi BBM yang paling banyak dikonsumsi masyarakat dengan stok ketersediaan 20 hari operasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?
-
Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur
-
DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah
-
Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?