Suara.com - Sukarelawan Srikandi Ganjar DIY menggelar Workshop Membuat Kalung Hijab di Kedai Kolega, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan yang diikuti puluhan peserta dari kalangan anak muda milenial itu disebut-sebut sangat bermanfaat.
Koordinator Wilayah Srikandi Ganjar DIY Herawati mengatakan dalam workshop tersebut mereka melibatkan seluruh anak muda, khususnya perempuan.
"Kami melakukan edukasi mengenai cara pembuatan Kalung Hijab kepada perempuan milenial," ungkap Herawati ditulis Senin (8/5/2023).
Herawati menjelaskan Kalung Hijab adalah model kalung melingkar yang pemakaiannya terdesak di leher.
Menurut dia, model kalung ini cocok bagi perempuan yang senang mengenakan hijab dengan mengikatnya ke bagian belakang.
Dia mengatakan saat ini sudah banyak motif dan konsep yang diciptakan sangat menarik dan indah untuk digunakan di hijab.
"Ini menjadi bukti bahwa dengan menggunakan hijab, kamu tetap bisa menggunakan aksesori," tuturnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan perkembangan zaman yang terus berkembang membuat aksesori itu terus mengalami perubahan terutama dalam hal desain.
Baca Juga: Viral Video Syakirah TikTok Versi Baju Hitam dan Tanpa Hijab di Ranjang, Netizen: Kaka Cantik Lho
"Peserta juga diberikan kesempatan dalam membantu Kalung Hijab untuk dipraktekan," ungkapnya.
Menurut dia, kegiatan tersebut sangat tepat, karena bisa menjadi inspirasi membuka usaha mandiri.
"Workshop ini bisa dijadikan ide usaha bagi para milenial," kata Herawati.
Di sela kegiatan, Herawati juga memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo yang akan maju dalam Pilpres 2024 kepada para perempuan milenial.
Chitra Putri (25), salah satu peserta mengaku sangat senang mengikuti workshop tersebut karena sangat bermanfaat.
"Semoga Srikandi Ganjar bisa membuat workshop yang bisa bermanfaat bagi masyarakat. Terima kasih Srikandi Ganjar," ujar Chitra Putri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?