Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bakal kembali melanjutkan tren pelemahan pada perdagangan hari ini Selasa (9/5/2023).
CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan IHSG berpotensi bergerak sideways sepanjangan hari ini.
"Pergerakan IHSG masih menunjukkan betah berada dalam rentang konsolidasi wajar," kata William dalam analisanya.
Menurut dia resisten level terdekat terlihat belum mampu ditembus sehingga pergerakan IHSG masih akan cenderung konsolidatif hingga beberapa waktu mendatang.
Ia pun memprediksi pasar saham bergerak dalam rentang support 6.688 dan resistance 6.798 hari ini. William merekomendasikan sejumlah saham, yakni BBCA, ITMG, JSMR, HMSP, AALI, SMGR, dan PWON.
Sebelumnya, IHSG terkoreksi ke level 6.769 pada perdagangan Senin (8/5/2023). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 0,27 persen atau 18 poin ke level 6.769,63 pada akhir perdagangan.
Sepanjang sesi perdagangan kemarin, IHSG bergerak pada rentang 6.756,66 sampai 6.798,32. Sebanyak 304 saham menguat, 247 saham melemah, dan 187 saham stagnan. Kapitalisasi pasar Bursa parkir di Rp9.656,07 triliun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis
-
Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran
-
Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026
-
Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun
-
Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan
-
Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran
-
Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim