Suara.com - PT Harmoni Dinamik Indonesia atau HDI, menjadi salah satu perusahaan yang terus berkembang di tahun 2023 ini.
Mereka juga memastikan tren penjualannya bakal terus meningkat pada tahun 2023 meneruskan tren penjualan yang meningkat sejak pandemi Covid-19.
Diakui mereka produk unggulan Propoelix dan Clover Honey masih menjadi incaran banyak orang.
Chairman and CEO Harmoni Dinamik Indonesia, Brandon Chia memastikan hal tersebut. Namun dia belum berani mengungkap berapa persen target pertumbuhan penjualan.
"Jelas optimis, tapi tahukah Anda? selama pandemi Covid-19 itu memberi kami kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang bisnis kami," ungkap Brandon Chia, di sela acara HDI Leadership sekaligus hari jadinya yang ke-30 yang digelar di atas Spectrum of the Seas, Selasa (9/5/2023).
Di sisi lain penjualannya semakin meningkat setelah mereka membuka penjualan melalui e-commerce.
"Kami baru memulai di tahun 2019 hanya ada 1 persen. Tapi seiring pandemi penjualan e-commerce langsung naik sebanyak 70 persen," jelas Brandon dalam bahasa Inggris.
Hal ini yang membuat pihaknya yakin penjualan tahun ini bisa meningkat. Selain itu, Harmoni Dinamik Indonesia sudah menyiapkan sejumlah strategi dalam menjalankan bisnisnya,"
"Salah satunya memperkuat e-commerce dan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas," tuturnya.
Baca Juga: Hutan di Kampung Diobrak-abrik Perusahaan Sawit, Masyarakat Adat Boven Digoel Lapor Komnas HAM
Tak hanya itu, Brandon juga mengklaim bisnis HDI mengedepankan bisnis yang humanis serta mendukung pertumbuhan semua pemangku kepentingan mulai dari karyawan hingga enterpriser.
"Kami tidak sempurna, tapi kami selalu belajar setiap hari, jadi kami yakin akan menjadi baik," ucapnya.
Saat ini HDI telah memiliki 140 Center yang tersebar di Indonesia. Hebatnya lagi ribuan orang sudah menjadi bagian dari keanggotaan HDI.
Berita Terkait
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah Imbas Rugi Terus
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Salah Kaprah tentang Makna Benefit yang Tercantum di Iklan Lowongan Kerja
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya