Suara.com - Sukarelawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Komunitas Ojek Online (Kajol) Indonesia menggelar pelatihan safety riding bagi driver ojol yang ada di Cikarang - Bekasi.
Acara itu berlangsung di Jalan Raya Serang-Setu, Sukasejati, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.
Juru Bicara Kajol Indonesia Dukung Ganjar, Risnandar mengatakan kegiatan ini berbeda dengan yang sebelumnya.
Sebab, program pelatihan ini sangat penting untuk driver ojol yang notabene aktivitasnya selalu berada di jalan raya.
Selain itu, Risnandar berharap melalui pelatihan nantinya dapat mengurangi angka kecelakaan di jalan raya, khususnya yang melibatkan kendaraan roda dua.
"Apa penting safety riding, yang pertama banyak dari pengemudi kendaraan bermotor itu bisa mengemudi kendaraan tapi mereka banyak yang belum bisa menguasai dan memahami kendaraan itu sendiri ataupun rambu-rambu lalu lintas yang ada di jalan," ujar Risnandar ditulis Rabu (11/5/2023).
Berbekal dari itu, pihaknya berinisiatif untuk mengadakan program pelatihan safety riding secara teori maupun praktik tentang cara berkendara yang baik dan benar.
Saat pelatihan teori, para peserta mendengarkan seksama materi yang disampaikan instruktur. Adapun materi yang diberikan yaitu mengenai aturan rambu-rambu lalu lintas, cara berkendara yang benar, cara pengereman yang benar, dan lain sebagainya.
Setelah itu, para peserta belajar langsung melalui praktik untuk menerapkan ilmu yang mereka dapat.
Baca Juga: Kisah Driver Ojol Antar Makanan Ditemani Istri Bikin Iri Warganet: Beruntung Banget Lu, Bang
Menurut Risnandar, hal yang harus diperhatikan dalam berkendara yaitu menguasai terlebih dahulu kendaraan yang dimiliki. Kemudian menguasai medan area atau jalan yang akan ditempuh.
"Jadi, harapan kami dengan safety riding ini mudah-mudahan mengurangi kecelakaan lalu lintas di jalan. Dan teman-teman dalam bekerja karena ojol ini sering di jalan, jadi bisa lebih fokus berhati-hati dan menguasai kendaraannya sendiri," kata Risnandar.
Dia pun mengimbau kepada seluruh peserta yang merupakan ojol untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan rambu lalu lintas saat berkendara, agar selamat selama di perjalanan.
Salah seorang peserta bernama Sumaryadi mengapresiasi kegiatan yang digelar pendukung Ganjar Pranowo itu. Dia menilai, pelatihan itu sangat bermanfaat bagi para driver ojol.
"Sangat bermanfaat sekali buat kami khususnya para ojol untuk lebih bisa berkendara dengan baik dan benar. Untuk menjaga keselamatan diri maupun untuk pengendara yang lain di jalan raya," ucap Sumaryadi.
Adapun pelatihan itu sebagai bentuk sosialisasi sosok Ganjar Pranowo di wilayah setempat.
Sumaryadi mengungkapkan, dia sangat mengidolakan sosok Ganjar karena Gubernur Jawa Tengah itu terkenal dengan pemimpin yang kerap turun ke bawah mengayomi masyarakat secara langsung.
"Saya sangat bersimpatik banget sama beliau karena Ganjar orangnya sangat mau turun ke bawah. Harapannya untuk bisa memajukan maupun meningkatkan taraf kehidupan ojol khususnya, maupun untuk bangsa Indonesia ke depannya. Semoga pak Ganjar bisa mendapat nomor 1, RI 1 di tahun 2024," kata Sumaryadi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026