Suara.com - Obat atau suplemen herbal adalah senyawa alami dari daun, kulit kayu, akar, biji atau bunga tumbuhan yang dapat digunakan manusia untuk tujuan pengobatan.
Penggunaannya sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu, bahkan sebelum penemuan penawar konvensional. Obat alami telah digunakan selama ribuan tahun oleh suku dan budaya asli seperti Afrika, India, dan Cina.
Banyak bahan yang digunakan oleh nenek moyang kita telah terbukti memiliki efek terapeutik. Apalagi, Indonesia punya keanekaragaman hayati yang dapat dimaksimalkan untuk kepentingan medis. Apa manfaatnya bagi tubuh kita, dan bagaimana dapat membantu kita saat ini?
Lebih Sedikit Efek Samping
Tahukah Anda bahwa 66 persen orang dewasa di Amerika Serikat menggunakan penawar resep? Karena penawar resep bisa kuat, bisa disertai dengan efek samping yang signifikan. Bahkan antibiotik umum yang sering diresepkan dokter dapat menimbulkan masalah pencernaan seperti kram dan diare serta menyebabkan masalah serius seperti jantung berdebar atau kejang.
Sebaliknya, penawar alami umumnya lebih lembut di tubuh. Ketika diambil pada dosis yang dianjurkan, perawatan alami menghasilkan efek samping yang lebih sedikit. Dengan menggunakan penawar alami daripada farmasi, Anda mungkin dapat mengurangi ketergantungan Anda pada penawar sintetik dan menghindari kemungkinan efek sampingnya. Jika saat ini Anda sedang mengkonsumsi obat resep, pastikan untuk memeriksa interaksi penawar sebelum mengonsumsi herbal.
Lebih Mudah Diakses
Kesehatan semakin mahal. Tanpa asuransi, dapat menghabiskan banyak uang hanya untuk menemui dokter umum dan lebih banyak lagi untuk membeli penawar yang diresepkan. Karena dibuat dari sumber daya alam yang melimpah alih-alih diproduksi secara sintetis di laboratorium, obat-obatan alami umumnya lebih terjangkau. Ini juga berarti bahwa mereka lebih mudah diperoleh.
Kesehatan Holistik
Baca Juga: Omongan Thariq Halilintar Saat Masih Dipengaruhi Obat Bius Bikin Akhlaknya Disorot
Tidak seperti banyak pendekatan modern yang mengelola gejala tanpa mengatasi akar penyebabnya, pengobatan tradisional adalah tentang kesehatan holistik dan menjaga keseimbangan dalam tubuh. Ini berarti bahwa praktisi pengobatan alternatif Anda akan mencoba mendiagnosa apa yang tubuh Anda coba sampaikan kepada Anda dan merumuskan rencana perawatan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan fisik spesifik Anda.
Perjalanan pemulihan ini terkadang bukan hanya salah satu dari tubuh tetapi juga dari pikiran dan jiwa. Meskipun pengobatan modern memahami hubungan antara kesehatan psikologis dan fisiologis, sulit menemukan dokter yang mampu membimbing pasiennya menuju kesembuhan total. Praktisi alami lebih terbuka untuk mengintegrasikan terapi untuk mencapai kesehatan holistik.
Produk Herbal Berkualitas
Anda juga menjaga kesehatan lewat aneka produk herbal yang aman untuk tubuh. Anda bisa mendapatkan produk tersebut lewat Fixaherba.
Fixaherba merupakan brand yang berkedudukan di Purwokerto, Jawa Tengah, sebagai alternatif media edukasi dan informasi yang dapat jadi rujukan masyarakat. Sekaligus sumber referensi produk-produk herbal berkualitas.
Di sini, terdapat produk dari sumber daya alam hayati yang ada di Indonesia. Bahan-bahan tersebut kemudian dikembangkan menjadi produk siap guna melalui serangkaian riset dan berpedoman pada hasil penelitian, yang khasiat dari bahan alami tersebut dibuktikan secara ilmiah dapat membantu pengobatan suatu penyakit.
“Kami Bekerjasama dengan produsen yang sudah memiliki sertifikat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik) yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk membuat produk herbal berkualitas,” kata Reza Khafid, Direktur Operasional Fixaherba ditulis Jumat (26/5/2023).
Selain itu, Fixaherba juga menghadirkan informasi berupa konten berisi edukasi kesehatan masyarakat dan pemanfaatan bahan alam yang tersedia. Sekaligus ingin mempromosikan kekayaan sumber daya alam hayati indonesia yang bisa dimanfaatkan sebagai salah satu solusi mengatasi permasalahan kesehatan masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Eks Bos Astra Infra Port Eastkal Dipanggil KPK dalam Dugaan Korupsi Investasi
-
Kemendag Janji Akun Seller Tak Akan Diblokir Meski Belum Punya NIB
-
Marketplace Tak Bisa Lagi Naikkan Biaya Sepihak, Seller Kini Wajib Setujui Perubahan Kontrak
-
Harga Gas Industri Melonjak Bahlil: Produksi Domestik Berkurang!
-
Mau Jadi Pemenang Super BRILink Agen 2026? Mulai dari 3 Langkah Ini
-
APINDO Buka Suara soal Danantara Ekspor, Bisa Tekan Kebocoran Devisa?
-
Arus Peti Kemas Melesat, Ekspor Tapioka hingga Udang Jadi Motor Pertumbuhan
-
Danantara Bangun Industri Unggas Rp20 T, Ganggu Bisnis Emiten Peternakan?
-
Impor Minyak dari Rusia Telah Jalan, Tapi Bukan Pertamina Melainkan Lemigas
-
Skandal 'Bisnis Haram' Izin WNA di Bali, KPK Periksa Enam Saksi Agensi Visa