Suara.com - Keberhasilan Timnas Indonesia U-22 di kancah SEA Games 2023 di Kamboja bisa menjadi momentum awal kebangkitan sepak bola Indonesia. Prestasi yang didulang para pemain muda tanah air ini juga memberikan harapan besar bagi ekosistem persepakbolaan nasional untuk dapat terus mencatatkan prestasi di kancah global.
Dalam menggali potensi dan mengembangkan talenta muda sepak bola tanah air tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mendukung kegiatan “BRImo Future Garuda” yang digelar pada 29 Mei – 1 Juni 2023 oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Menariknya, ajang ini turut menghadirkan empat pesepak bola dunia yang telah menjadi legenda pada era-nya yakni Roberto Carlos, Juan Sebastian Veron, Marco Matterazzi, dan Eric Abidal.
Seperti diketahui, empat legenda tersebut telah membawa tim nasional negaranya masing-masing berjaya di pentas dunia. Mulai dari Roberto Carlos yang telah bermain 125 kali untuk Timnas Brasil, Veron yang merupakan gelandang serang Timnas Argentina yang masuk daftar 125 pesepak bola terbaik dunia, Abidal yang tampil gemilang di posisi bek tengah bersama Timnas Prancis pada Piala Dunia 2006, serta Matterazzi yang membawa Timnas Italia juara Piala Dunia 2006.
Terkait dukungan BRI pada ‘BRImo Future Garuda’ tersebut Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa program-program seperti ini diharapkan dapat menjadi fondasi terciptanya generasi emas sepak bola nasional di masa depan.
“Untuk menciptakan kesinambungan dan meningkatkan prestasi sepak bola nasional, selain kompetisi yang sehat, kita harus support anak mudanya dari sisi apapun. Kita harus punya visi, tim juara harus dibangun dan dipersiapkan dari jauh-jauh hari,” jelas Sunarso.
Di program BRImo Future Garuda ini, sebanyak 50 anak atau talenta-talenta muda pilihan berusia di bawah 16 tahun (U-16) menjalani sejumlah rangkaian kegiatan pelatihan hingga pembekalan bermain sepak bola. Rangkaian kegiatan dimulai pada Senin 29 Mei 2023 di BRILian Stadium, Fatmawati, Jakarta. Training Camp sudah dibentuk dengan dipimpin langsung oleh para pelatih nasional, Ilham Romadhona, Bima Sakti, Kurniawan, dan Indriyanto. Pelatihan memfokuskan dari segi bermain dengan mengedepankan mental juara mulai dari usia muda, mengembangkan Teknik bermain sepak bola yang baik, hingga strategi bermain dalam sebuah tim.
Para peserta yang merupakan talenta pesepakbola muda U-16 pilihan yang sudah masuk dalam daftar pelatihan nasional ini terlihat antusias dalam melakoni kegiatan ini. Di sisi lain, jajaran pelatih terlihat santai tapi serius memberikan pembekalan terbaiknya.
Seluruh talenta akan kembali digembleng pada 30 – 31 Mei 2023 oleh empat legenda sepak bola yang sudah membela negaranya masing-masing dalam beberapa kali Piala Dunia tersebut. Selain membina para pemain muda, Materazzi, Veron, Abidal, dan Roberto Carlos akan memberikan talkshow motivasi hingga program CSR kepada Sekolah Sepak Bola (SSB) pilihan di Indonesia.
Sampai pada puncaknya pada 1 Juni 2023, akan digelar turnamen empat tim (Fourfeo Cup) yang mana seluruh 50 pemain muda tersebut dibagi ke 4 tim, terdiri dari Tim Abidal, Tim Matterazzi, Tim Veron, dan Tim Roberto Carlos. Kegiatan ini akan dihadiri pihak PSSI, pihak BRI, dan komunitas pecinta bola.
Baca Juga: Simak! Ini Syarat Lengkap Untuk Membeli Tiket Indonesia vs Argentina
Terkait dengan Super Apps BRImo yang disematkan sebagai title sponsor kegiatan ini, Sunarso menjelaskan bahwa selain memperkuat brand image BRI di mata masyarakat luas, melalui kegiatan sepak bola akan menjadi sarana efektif dan efisien untuk mengomunikasikan layanan dan produk BRI, khususnya BRImo, yang merupakan aplikasi super digital banking milik BRI.
“Sejak 2016, BRI mulai bertransformasi ke digital. Tujuan utamanya melayani masyarakat sebanyak mungkin dengan biaya semurah mungkin. Visi BRI itu untuk melayani masyarakat banyak sesuai dengan karakter sepak bola yang juga merupakan olahraga massal dan banyak penggemar. Olahraga ini memiliki penggemar terbanyak di lapisan masyarakat”, tambah Sunarso.
Seperti diketahui, pada 2 musim terakhir BRI telah menjadi sponsor BRI Liga 1. Salah satu alasan BRI mendukung kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia tersebut adalah dengan bergulirnya BRI Liga 1, diharapkan mampu mengangkat prestasi sepak bola Indonesia di kancah global.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Undang Lima Legenda Sepakbola Dunia untuk Latih Pemain Muda Indonesia
-
5 Legenda Sepakbola Dunia Ini Datang ke Tanah Air Untuk Latih Pemain Muda Indonesia
-
Keren! Legenda Sepak Bola Dunia Pimpin Latihan Spesial sang Garuda Muda
-
Pesepak Bola Terkaya di Dunia Berpeluang Gabung Klub BRI Liga 1, Siapa Dia?
-
Future Garuda: 50 Talenta Berbakat Dapat Bantuan Pendidikan, Dilatih Roberto Carlos hingga Abidal
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya
-
DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri