Suara.com - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari Rabu (31/5/2023) harus ditutu merana, pasalnya mata uang garuda berada pada posisi Rp15.003 per dolar AS.
Hal tersebut diketahui berdasarkan data kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) yang menempatkan rupiah ke posisi Rp15.003 per dolar AS pada perdagangan sore ini.
Sementara dipasar spot rupiah ditutup di Rp 14.985/US$, melemah 0,03 persen di pasar spot.
Bersama dengan rupiah, sejumlah mata uang di Asia turut mengalami pelemahan seperti dolar Singapura yang melemah 0,32 persen, dolar Taiwan melemah 0,48 persen, won Korea Selatan melemah 0,06 persen, yuan China melemah 0,36 persen, dan ringgi Malaysia melemah 0,46 persen.
Sementara itu, mata uang yang menguat ada yen Jepang yang naik 0,07 persen, peso Filipina menguat 0,35 persen, dan rupee India menguat 0,02 persen.
Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan dolar AS naik pada perdagangan Rabu setelah data aktivitas China yang lemah menghantam sentimen risiko.
"Sementara itu, fokus investor kemungkinan akan bergeser dari isu plafon utang AS ke laporan pekerjaan akhir pekan ini yang dapat memperkuat prospek kenaikan Federal Reserve lebih lanjut bulan depan," ungkapnya dalam riset harian, Rabu
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026