Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memperingati Hari Lahir Pancasila di Alun-Alun Pancasila, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali.
Dalam amanatnya, Ganjar yang menjadi inspektur pada upacara bertajuk ‘Goyong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global’ mengajak ratusan kepala desa (kades) yang hadir untuk bersama-sama memperjuangkan kemakmuran rakyat.
"Kepada seluruh kepala desa yang hadir, ayo gali sejarah desa agar jadi pintu masuk kemakmuran untuk semua. Libatkan para tetua dan pemuda. Undang perguruan tinggi, minta bantuan sama kabupaten atau provinsi," kata Ganjar ditulis Jumat (2/6/2023).
Menurut Ganjar, hal itu hendaknya dilakukan dengan gotong-royong karena itulah spirit hidup bernegara Indonesia. Terlebih lagi desa wisata terus dibangun dan memunculkan optimisme warga menuju kemakmuran.
“Jadi orang-orang desa tidak perlu lagi merantau untuk mencari nafkah karena di kampung halaman, rezekinya sudah melimpah," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ganjar juga meresmikan Alun-Alun Pancasila. Ganjar berharap Alun-alun Pancasila ini dapat menjadi pengingat seluruh masyarakat tentang dasar negara Indonesia.
“Ya kita punya dasar kuat yang namanya pancasila dan kita akan gotong royong untuk menyelesaikan persoalan yang ada sehingga terasa ringan,” imbuh Ganjar.
Alun-alun Pancasila dilengkapi dengan patung Garuda megah berukuran 10 x 11 meter yang menghadap Gunung Merapi yang terbuat dari tembaga dan kuningan kerajinan Desa Tumang.
Sebelah kanan patung garuda juga dilengkapi dengan aksen lambang sila pertama hingga kelima dan sebelah kiri aksen tulisan sila pertama hingga kelima.
Baca Juga: Kades di Sumsel Korupsi Dana Desa Rp 898 Juta, Dipakai untuk Sewa Cewek Open BO
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya