Suara.com - Infrastruktur pendidikan di Kabupaten Ponorogo mendapat perhatian khusus dari sukarelawan Ganjar yang tergabung dalam kelompok Gus Gus Nusantara (GGN) wilayah Jawa Timur.
Mereka memberikan bantuan bahan-bahan material untuk pembangunan ruang kelas di Raudhatul Athfal (RA) Muslimat NU Setono Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
"Kami sengaja memberikan bantuan material berupa besi, batako dan lain-lain. Untuk membangun kelas. Kelasnya agak sedikit keropos mungkin dimakan rayap," kata Koordinator Wilayah GGN Jawa Timur, Nadhrunnaim ditulis Sabtu (3/6/2023).
Penyerahan bantuan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan olahraga pada Kamis pagi, yakni senam bersama ibu-ibu wali murid di RA Muslimat NU Setono dan warga sekitar lokasi acara.
Kegiatan senam yang diikuti ratusan peserta itu berlangsung meriah berkat instrukturnya yang energik dan ceria saat membawakan gerakan senam diikuti alunan musik dangdut koplo.
Naim mengatakan kegiatan tersebut berhasil menarik minat warga Kabupaten Ponorogo untuk lebih mengenal dan mendukung Ganjar menjadi Presiden 2024 mendatang.
"Alhamdulillah antusiasmenya cukup besar karena melihat sosok Pak Ganjar yang cerdas, open minded dan salah satu kesuksesannya yaitu membantu lembaga-lembaga (pendidikan) yang butuh bantuan," tutur Naim.
Respons positif itu sesuai dengan pernyataan Kepala RA Muslimat NU Setono Kecamatan Jenangan, Hindun Qomariyah yang mengapresiasi inisiatif kelompok sukarelawan Ganjar mengadakan kegiatan senam bersama.
"Manfaatnya alhamdulillah bisa kelihatan. Untuk ini kita bisa mengeratkan tali (silaturahmi) antara satu (wali murid) dengan yang lain. Yang semula belum kenal, dengan adanya kegiatan seperti ini jadi erat," ujar Hindun.
Baca Juga: Penumpang Kereta Api Mengalami Peningkatan Selama Libur Hari Besar Nasional
Ia juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya terhadap kelompok sukarelawan Ganjar, GGN Jawa Timur yang memberikan bantuan untuk pembangunan ruang kelas di RA tersebut. Menurut Hindun, bantuan tersebut sangat bermanfaat.
"Ke depannya itu untuk (membangun ruang kelas) play group. Sementara kini kita belum ada, untuk play group itu masih menjadi satu dengan RA," katanya.
Jumlah murid RA di sana saat ini tercatat sebanyak 96 anak, sedangkan murid play group jumlahnya ada 35 anak. Selama ini, mereka pun harus bergantian menggunakan ruang yang jumlahnya hanya lima unit.
Setelah menyaksikan kontribusi yang besar dari para sukarelawan GGN Jawa Timur, Hindun memastikan seluruh warga di lingkungannya siap mendukung dan mendoakan Ganjar menjadi Presiden 2024.
"Mudah-mudahan untuk Pak Ganjar ke depannya beliau bisa sukses dan nantinya kami siap untuk mendukungnya untuk menjadi presiden," tutur Hindun mengakhiri wawancaranya.
Dukungan dari warga setempat ditunjukkan dengan melakukan doa bersama untuk kelancaran pencalonan Ganjar menjadi Presiden 2024 setelah mendengarkan sosialisasi dari perwakilan GGN Jawa Timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja