/
Jum'at, 02 Juni 2023 | 19:53 WIB
Petugas memadamkan api ((tangkapan layar))

Suara Ponorogo - sebuah rumah mewah di Dukuh Pendung, Desa Duri, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo. Di lalap si jago merah dan hampir menghancurkan seluruh bangunan rumah Pada Jumat (2/6/23)

Menurut Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Ponorogo, Joko Waskito, rumah yang terbakar tersebut ternyata dimiliki oleh seorang mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI). "Rumahnya memang sangat bagus, namun sayangnya semuanya nyaris habis terbakar," ujar Joko Waskito pada Jumat pagi.

Joko menjelaskan bahwa pihak Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Ponorogo menerima laporan dari masyarakat sekitar pada pukul 03.52 WIB bahwa ada kebakaran di Dukuh Pendung, Desa Duri. "Kami segera bergerak menuju Slahung Dukuh Pendung, Desa Duri, Kecamatan Slahung. Perjalanan menuju lokasi memakan waktu sekitar 30 menit," ungkap Joko kepada media.

Dalam penanganan kebakaran ini, dua unit mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan. Namun, karena api telah merambat dengan cepat, diperlukan mobil suplai air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk membantu memadamkan api yang semakin besar.

"Kami tiba di lokasi sekitar jam 04.30 WIB, dan dalam waktu satu jam api berhasil dipadamkan. Pada pukul 05.15 WIB - 05.30 WIB, api sudah berhasil dipadamkan dan tinggal dilakukan pembasahan," jelas Joko

Saat ini, penyebab kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan. Meskipun dugaan awal mengarah pada konsleting listrik, pihak Dinas Satpol PP dan Damkar masih menunggu hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dari pihak kepolisian untuk memastikan penyebab pastinya.

"Kami akan menunggu hasil penyelidikan dari kepolisian. Namun, sementara ini dugaan kami adalah konsleting listrik," ujar Joko, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Dalam kebakaran ini, diperkirakan ada sekitar 4 ruangan yang terbakar dan total kerugian diperkirakan mencapai Rp 500 juta. "Kerugian yang dialami mencapai setengah miliar rupiah. Hal ini dikarenakan rumahnya yang termasuk dalam kategori mewah," tambah Joko.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Cafe Hits di Sentul, Menyajikan Beragam Menu Kekinian

Load More