Suara.com - Relawan Ganjaran Buruh Berjuang (GBB) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap buruh non formal dengan membuka sanggar baca di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Putra Reformasi yang beralamat di Jalan Reformasi Blok C, Kec. Cilincing, Jakarta Utara.
Ketum GBB Lukman Hakim mengatakan, pihaknya berkolaborasi dengan pengelola PAUD Putra Reformasi dengan memberikan sejumlah fasilitas belajar mengajar hingga alat bermain anak-anak.
"Kami melakukan bakti sosial. Kami menyediakan beberapa fasilitas, misalnya alat peraga pendidikan, buku anak dan rak buku, kemudian ada juga fasilitas bermain seperti perosotan dan lain-lain," ujar Lukman ditulis Selasa (6/6/2023).
Lukman menyatakan sanggar baca ini bertujuan untuk memberikan akses pendidikan dan literasi kepada anak-anak buruh non formal di daerah tersebut.
Dengan adanya fasilitas ini, Lukman berharap anak-anak buruh non formal dapat belajar dengan lebih baik dan memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka.
"Ini sebagai awalan kami. Kami akan terus mendampingi PAUD ini melalui posko kami di Jakarta Utara, agar PAUD ini bisa lebih bagus dan lebih baik, serta bisa mencetak yang lulusan yang berkualitas," tegasnya.
Menurut Lukman, apa yang dilakukan GBB ini merupakan implementasi dari arahan Ganjar Pranowo yang mengajak para relawan untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia.
"Kami ini adalah kepanjangan tangan dari Pak Ganjar Pranowo untuk memberi kebermanfaatan bagi masyarakat kecil, dan tentunya ini kontribusi kecil kita dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa," tegas Lukman.
Sementara Sekjen GBB Kelik Ismunanto mengungkapkan anak-anak yang meniti pendidikan di PAUD ini mayoritas adalah anak dari buruh non formal.
Baca Juga: KPK Tahan Tiga Tersangka Baru Penyuap Bupati Pemalang Nonaktif Mukti Wibowo
Menurutnya, GBB berkomitmen untuk terus berjuang demi keadilan sosial dan pengembangan masyarakat, dengan harapan bahwa program-program seperti ini dapat memberikan perubahan yang positif bagi buruh dan masyarakat Indonesia pada umumnya.
"Kalau lihat sekitar ini, hampir semua masyarakat bawah, yang kehidupannya memang mau tidak mau menjual tenaganya untuk bekerja pada orang lain. Atau pun mereka yang mandiri ya, dengan memungut rongsok," ungkapnya.
Pengelola PAUD Putra Reformasi, Eddy Kustiono menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada relawan GBB atas bantuan yang telah diberikan. Serta mendoakan Ganjar agar menjadi Presiden 2024.
Eddy mengungkapkan bahwa PAUD ini sudah berdiri sejak 11 tahun lalu. Mereka mengajarkan pendidikan untuk anak dengan cara menulis dan membaca.
"Kami sangat berterima kasih sekali dengan GBB, terutama Pak Ganjar. Senang banget. Sangat membantu. Selamat dan sukses," ucapnya.
Dukungan untuk Ganjar Presiden 2024
Dalam acara itu juga diadakan ikrar dukungan dari masyarakat, khususnya buruh yang ada di wilayah tersebut. Secara tegas mereka menyatakan dukungannya untuk Ganjar Pranowo Presiden 2024.
Mereka yakin bahwa Ganjar Pranowo memiliki visi dan komitmen yang kuat untuk memperjuangkan hak-hak buruh, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran
-
Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi
-
Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik
-
Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!