Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bakal kembali melanjutkan tren pelemahan sepanjang perdagangan hari Selasa ini (20/6/2023). Indeks terpantau masih dalam rentang fase konsolidasi.
CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG terlihat berada dalam fase konsolidasi dengan peluang penguatan terbatas.
"Penguatan tersebut ditopang oleh musim pembagian dividen dari beberapa emiten," kata William dalam analisanya.
Di sisi lain, investor asing mencatatkan capital outflow pada pekan lalu yang akan turut membayangi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.
"Namun peluang terjadinya koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh para investor untuk melakukan akumulasi pembelian mengingat dalam jangka panjang," katanya.
Dirinya pun memprediksi pasar saham bergerak dalam rentang support 6.636 dan resistance 6.742 hari ini.
Meski demikian dia merekomendasikan sejumlah saham yang menarik untuk bisa dikoleksi seperti halnya UNVR, BBCA, BBTN, BBNI, PWON, HMSP, ITMG, SMGR, dan ASRI.
Sebelumnya pada penutupan perdagangan awal pekan ini kemarin IHSG berakhir di zona merah, adapun indeks betah dalam zona pelemahan sepanjang perdagangan hari ini.
Mengutip data RTI, IHSG ditutup parkir dengan melemah 0,19 persen atau turun 12,4 poin ke level 6.686.
Baca Juga: Prospek Saham TGUK, Emiten Minuman Manis Kekinian
IHSG bergerak dari batas bawah di level 6.669 hingga batas atas pada level 6.705 setelah dibuka pada level 6.698 pada perdagangan tadi pagi.
Sepanjang perdagangan kemarin transaksi mencapai 18,2 miliar lembar saham dengan transaksi mencapai Rp7,5 triliun serta volume perdagangan mencapai 1,2 juta kali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri