Suara.com - PT Pertamina (Persero) segera meluncurkan jenis bbm baru dalam waktu dekat. Hal ini sebagaimana disampaikan Wakil Presiden Komunikasi Perusahaan Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, yang menyebut, perusahaan akan merilis BBM baru dengan nama Pertamax Green 95. Menurutnya, BBM tersebut lebih ramah lingkungan.
"Saat ini belum ada, launching rencana Juli di beberapa SPBU di Surabaya," ucapnya, dikutip dari Times Indonesia --partner Suara.com.
Ia menjelaskan, peluncuran Pertamax Green 95 adalah bagian dari upaya Pertamina untuk mendukung program pemerintah dalam mencapai nol emisi bersih.
Konteks transisi energi saat ini, kata dia, termasuk inovasi yang menjadi bukti nyata dari komitmen Pertamina dalam menciptakan BBM yang lebih ramah lingkungan.
Pertamax Green 95 akan menjadi produk tengah dalam jajaran BBM Pertamax, berada di antara Pertamax RON 92 dan Pertamax Turbo RON 98.
Produk ini menawarkan tingkat oktan yang tinggi di angka 95, sambil tetap menjaga kelestarian lingkungan melalui campuran Pertamax dan Bioetanol 5 persen.
Inovasi yang dilakukan Pertamina tidak hanya semakin memanjakan konsumen. Namun juga memberikan kontribusi terhadap upaya global dalam mengurangi emisi karbon dan mencapai tujuan lingkungan yang berkelanjutan.
Meski begitu, ia masih belum mengungkapkan harga Pertamax Green 95.
Baca Juga: Dapat Pendanaan, Refinery Development Master Plan Balikpapan Jadi Kilang Modern Ramah Lingkungan
Berita Terkait
-
Pertamina Dapat 3,1 Miliar Dolar AS untuk Danai RDMP Kilang Balikpapan demi Terwujudnya Ketahanan Energi Nasional
-
Pertamina Konsisten Lakukan Pemberdayaan UMKM
-
Sebelum Jalan Libur, Cek Harga BBM Pertamina Yang Turun Per Hari Ini
-
Beli BBM Solar di SPBU Pertamina Seluruh Indonesia Kini Wajib Pakai Kode QR
-
Dapat Pendanaan, Refinery Development Master Plan Balikpapan Jadi Kilang Modern Ramah Lingkungan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban
-
Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya
-
Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT
-
DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu
-
Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya
-
Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi
-
Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli
-
Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?
-
Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!
-
Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi