Suara.com - Kelompok sukarelawan Ganjar Muda Padjadjaran (GMP) mendorong masyarakat untuk mengonsumsi makanan bergizi dari ikan air tawar yang dibudidayakan di kolam-kolam lingkungan mereka.
Untuk itu, GMP memberikan bantuan bibit ikan yang langsung ditebarkan ke kolam-kolam milik warga di Desa Tanjunglaya, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
"Kegiatan hari ini adalah pembagian bibit ikan yang kita lakukan di Desa Tanjunglaya Kabupaten Bandung," kata Ketua GMP Rendra Wibawa Setiawan, ditulis Kamis (27/7/2023).
Dia mengatakan kedatangannya ke tengah masyarakat sekaligus untuk bersilaturahmi serta memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden 2024-2029 mendatang.
"Jadi, hari ini apa yang kita lakukan di Desa Tanjunglaya ini adalah melakukan silaturahmi dengan warga masyarakat semata-mata memperkenalkan sosok Pak Ganjar," ujar Rendra.
Kepada para warga yang hadir, para sukarelawan GMP menyebutkan sejumlah prestasi dan program-program unggulan Ganjar selama menjabat Gubernur Jawa Tengah.
Salah satunya, berkaitan dengan program pemenuhan kebutuhan makanan bergizi bagi masyarakat melalui gerakan makan ikan secara proporsional dan berkelanjutan.
Rendra menilai kegiatan yang dilakukan GMP kali ini kembali mendapatkan respons positif dari masyarakat lantaran memberikan manfaat secara langsung untuk mereka.
"Responsnya luar biasa. Bahkan, saya dapat informasi bahwa di Desa Tanjunglaya ini ada 12 ribu hak pilih yang insyaallah katanya mereka siap bersama-sama, bahkan menjanjikan untuk memberikan kemenangan kepada Pak Ganjar sebesar 70 persen di desa ini. (Itu) minimal katanya," tuturnya.
Baca Juga: Breaking News! Pria di Tanjung Balai Tewas Usai Tercebur ke Sungai Saat Beli Ikan
Lebih lanjut, Rendra mengatakan kelompok sukarelawan yang dipimpinnya itu sudah berjalan hampir satu tahun membantu masyarakat sambil menyosialisasikan Ganjar Pranowo.
Selama ini, GMP disebut telah menggalang dukungan masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Barat, khususnya dari kalangan pemuda atau generasi z dan milenial.
"GMP ini hampir satu tahun, di bulan Agustus (2023) besok kami sudah satu tahun bergerak bersama-sama dengan tagline kita yaitu 'Menjabarkan Ganjar Meng-Ganjar-kan Jawa Barat," kata Rendra.
Kerja keras para sukarelawan itu diakui berhasil meningkatkan dukungan masyarakat untuk Ganjar, bahkan hasilnya diperkirakan cukup signifikan berdasarkan survei yang mereka lakukan.
"Kerja-kerja kita ini mendapatkan respons positif dari masyarakat. Ini dibuktikan dari hasil survey bahwa hari ini Pak Ganjar start-nya sudah luar biasa di Jawa Barat. Sudah lebih dari 30 persen dukungan masyarakat Jawa Barat (untuk Ganjar)," tuturnya.
Kondisi tersebut diakui belum maksimal karena masih banyak masyarakat yang belum tersentuh oleh para sukarelawan Ganjar tapi mereka masih memiliki kurun waktu yang panjang sebelum Pemilihan Presiden 2024.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Kemnaker Raih 2 Penghargaan Government Social Media Summit 2026
-
Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun
-
Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang
-
BI Sebut Obat Kuat Ini Bikin Rupiah Mulai Menguat Lawan Dolar AS
-
Program 3 Juta Rumah, Kredit Perumahan Rp500 Miliar Dapat Penguatan Mitigasi Risiko
-
Pengamat Sentil Menhub soal Wacana Kenaikan Tarif Pesawat: Mau Langgar Aturan?
-
Jaga Daya Beli Rakyat, Pemerintah Kaji Insentif setelah Harga Pertamax Naik
-
Resmi Meluncur, JAM Coin Bidik 21 Juta Investor Kripto dan Garap Ekonomi Desa
-
Harga Minyak Dunia Lesu Setelah Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran
-
Harga Pangan Hari : Cabai hingga Daging Ayam Turun Tajam, Bawang Merah dan Gula Premium Justru Naik