Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, kembali menyalurkan sejumlah bantuan untuk percepatan pengentasan kemiskinan. Kali ini, Ganjar membantu Sistem Penyediaan Air Bersih (SPAM) ke masyarakat desa.
Sebanyak 80 KK di Desa Plumbungan, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara mendapatkan bantuan SPAM. Bantuan itu ditujukan untuk perbaikan kualitas air yang dikonsumsi masyarakat sehari-hari.
Ganjar menjelaskan, bantuan SPAM juga diberikan untuk menyikapi musim kemarau yang terjadi di sejumlah daerah.
"Di beberapa tempat memang beberapa hari tidak ada air bersih, maka kita cari agar bisa mandiri. Kita berikan bantuan dari pemprov kemudian kita tarik ke desa, nanti beberapa RT akan bisa mendapatkan sumber air bersih. Harapan kita air bersihnya akan bisa terjamin jauh lebih bagus," ujar Ganjar, Kamis (27/7/2023).
Bantuan SPAM itu merupakan bantuan air bersih gratis sebagai upaya percepatan pengentasan kemiskinan yang sedang digalakkan Ganjar di Jawa Tengah. Warga yang mendapatkan bantuan SPAM pun tidak perlu membayar iuran air lagi.
Selain itu, perbaikan kualitas air bersih tersebut diharapkan bisa menyehatkan masyarakat yang mengonsumsi air SPAM sehingga taraf hidupnya ikut meningkat.
"Tinggal beberapa KK yang belum ada nanti kita minta dari desa meneruskan, dari kabupaten meneruskan. Sekarang sudah 80 KK yang sudah, yang belum 120 KK tinggal dibuat nanti ditarik dengan baja ringan," kata Ganjar.
Adapun biaya pembangunan SPAM Desa Plumbungan berasal dari Bantuan Pemprov Jawa Tengah dengan nilai kontrak mencapai Rp350.135.192 dari APBD 2023.
Bantuan yang diberikan terdiri dari bak pengumpul, reservoir utama, man hole bak reservoir dan water meter sambungan rumah.
Baca Juga: Era Digital, Aplikasi Ini Mudahkan Pelanggan Bayar Tagihan Air secara Mobile
Sementara itu salah satu penerima bantuan SPAM bernama Kasinem menuturkan, sebelum ada bantuan harus turun ke sungai untuk mengambil air bersih menggunakan ember.
Kini setelah dibantu Ganjar, dia dan keluarganya dapat menikmati air bersih dan dapat digunakan kapan saja tanpa harus susah payah lagi mendapatkan air bersih.
"Iya dulu mengambil airnya pakai ember. Sekarang dapat bantuan SPAM alhamdulillah. Saya berterimakasih sekali sudah dibantu Pak Ganjar," tutur Kasinem.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?