Suara.com - Pemerintah bakal melanjutkan pembangunan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) hingga Sukabumi Barat. Kekinian, jalan Tol Bocimi baru mencapai ruas Cigombong-Cibadak.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menjelaskan, pihaknya telah membahas kelanjutan proyek tersebut dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
"Tadi diskusi saya dengan Pak Menteri PUPR juga bagaimana untuk bisa terus disambungkan dari Sukabumi ke Sukabumi Barat, yaitu di daerah, itu kan ujungnya Cibadak dan ke depan lagi," ujarnya di Jakarta, Jumat (4/8/2023).
Namun demikian, pembiayaan dalam proyek lanjutan Tol Bocimi ini masih belum diputuskan. Akan tetapi, ada pilihan pendadaan mulai dari penyertaan modal negara (PMN) atau dari investor.
"Tentu perlu ada diskusi bersama dengan Menteri Keuangan juga, karena memang kan, apakah ini nanti penambahan modal, apakah investasi, atau apa, atau memang dananya Pak Bas dibikin sendiri," katanya.
Kendati begitu, tambah Erick, dilanjutkannya pembangunan Tol Bocimi, karena memili prospek yang menjanjikan. Karena bisa sebagai akses menuju pusat strategi di Jawa Barat.
Dia mencatat prospek Tol Bocimi sangat menjanjikan, lantaran menjadi akses utama menuju ke berbagai pusat strategis di Jawa Barat.
"Yah (Pertimbangannya) kembali percepatan pertumbuhan ekonomi," tururnya.
Asal tahu saja, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi memiliki panjang 54 km yang terdiri terdiri atas empat seksi yakni Seksi I Ciawi-Cigombong 15,3 km, Seksi II Cigombong- Cibadak 12 km, Seksi III Cibadak-Sukabumi Barat 14 km, serta Seksi IV Sukabumi Barat-Sukabumi Timur 13 km.
Baca Juga: Telkom Sepenuhnya Garap Segmen B2B, Akankah Manjur?
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
Terkini
-
OJK Buka Suara soal Pengganti Ketua dan Wakil Ketua, Ini Penjelasannya
-
Airlangga Siapkan Rp 13 Triliun untuk Insentif Ramadan dan Lebaran 2026
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Epstein Minta Bantuan Israel untuk Caplok Aset dan Tambang Libya
-
5 Fakta Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan 2026 hingga 50 Persen, Wajib Diketahui Ojol hingga Sopir
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Pertemuan Singkat dengan Kakak Putih Biru, Awal Perubahan Besar Ibu Murni
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
BBRI Melemah Tipis, Analis Ungkap Target Harga Saham dan Rekomendasi
-
Citigroup: Pemangkasan Batu Bara Ancam Operasional Tambang dan Risiko Denda Kontrak