Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan akhir pekan ini berakhir tak ceria usai ditutup anjlok 45,3 poin.
Mengutip data RTI, Jumat (4/8/2023), IHSG tersungkur ke level 6.852 dengan melemah 45,3 poin atau melemah 0,66 persen.
Sepanjang hari ini total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 15,89 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 7,84 triliun. Sebanyak 281 saham melemah, 227 saham yang menguat dan 237 saham stagnan.
Pelemahan IHSG dipenutupan sore hari ini terseret penurunan enam indeks sektor yakni Sektor teknologi turun hingga 1,91 persen. Sektor kesehatn turun 1 persen. Sektor keuangan turun 0,64 persen.
Selanjutnya sektor barang baku turun 0,39 persen. Sektor barang konsumsi primer turun 0,12 persen. Sektor infrastruktur turun tipis 0,04 persen.
Sedangkan Lima indeks sektor yang naik adalah Sektor properti dan real estat melesat 0,98 persen. Sektor transportasi dan logistik naik 0,48 persen.
Selanjutnya sektor energi naik 0,46 persen. Sektor perindustrian naik 0,40 persen. Sektor barang konsumsi nonprimer naik 0,30 persen.
Tiga saham perbankan raksasa menjadi pemberat IHSG hari ini. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi yang paling besar yakni mencapai 13,5 indeks poin. Kemudian ada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar 6,6 indeks poin, dan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar 2,4 indeks poin.
Selain tiga saham bank raksasa, adapula saham raksasa batu bara yakni PT Bayan Resources Tbk (BYAN), yang juga memberatkan indeks sebesar 10,99 indeks poin.
Baca Juga: Menteri ESDM: Vale Sepakat Serahkan Divestasi Saham 14 Persen ke Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis
-
Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran
-
Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026
-
Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun
-
Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan
-
Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran
-
Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim