Suara.com - Netflix, platform streaming film, mulai menerapkan kebijakan berlangganan untuk satu rumah bagi pengguna di Indonesia. Artinya, pengguna RI yang masih berbagi akun dengan pengguna lainnya tidak bisa menikmati film Netflix di rumah masing-masing.
Kebijakan pengguna dalam satu rumah ini, telah dikenakan di berbagai negara, salah satunya di Amerika Serikat.
Para pengguna RI akan menerima pesan jika masih berlangganan dengan berbagi pasword yang berisikan, "Anda bukan bagian dari Rumah dengan Akun Netflix. Buat akun untuk menikmati Netflix milik Anda sendiri hari ini."
Sebelumnya, peringatan Netflix itu di telah berlaku di AS mulai, bahwa pihak yang satu rumah yang boleh melakukan password sharing.
"Akun Netflix Anda hanya untuk digunakan oleh Anda dan orang yang tinggal bersama Anda," tulis dalam blog resminya.
Adapun, untuk biaya berlangganan di Indonesia, Netflix menyediakan beberapa pilihan. Biaya paling murah yang hanya digunakan di aplikasi handphone hanya Rp 54.000 per bulan.
Sementara, untuk biaya paling mahal atau premium dikenakan biaya RP 186.000 per bulan. Paket langganan Netflix itu bisa digunakan bersamaan di 6 perangkat berbeda seperti, aplikasi, web, dan Televisi.
Selain itu, Netflix juga memberikan biaya layanan standar dengan harga Rp 120.000 per bulan, di mana bisa digunakan secara bersamaan di dua perangkat.
Sedangkan, untuk akun dasar yang hanya bisa digunakan satu perangkat dikenakan biaya sebesar Rp 65.000 per bulan.
Baca Juga: Kekayaan Eiichiro Oda, Mangaka One Piece yang Legendaris
Seperti dikutip dari CNBC, rencana Netflix ini semata-mata untuk menaikkan pendapatan dan jumlah pelanggan. Sebab, pertumbuhan layanan Netflix mulai mandek.
Awalnya, Netflix berencana melancarkan aksinya memberantas akun yang nebeng password pada awal 2023. Akan tetapi, rencana itu ditunda, karena rekomendasi investor.
Kekinian, lebih dari 100 juta pelanggan Netflix melakukan nebeng password. Jumlah itu setara dengan 43% dari keseluruhan pengguna Netflix di seluruh dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh
-
Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya
-
BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant
-
Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN
-
Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi
-
3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS
-
IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi
-
Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?
-
Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia