Suara.com - Industri Properti mulai bernafas lega, seiring pulihnya perekonomian pasca pandemi Covid-19. Aktivitas masyarakat pun sudah kembali normal dan tren pembelian properti mulai kembali dilirik oleh para investor.
Subsektor residensial masih mendominasi sebagai sektor properti yang paling mampu dan memiliki performa positif. Bahkan, sepanjang kuartal pertama 2023, tren pasar properti Tanah Air kembali menunjukkan perubahan pasar ke arah positif.
Potensi itu juga dilihat oleh Direktur Utama Sinar Gading Group, Tarno Alianto.
“Sektor properti kembali bangkit setelah berakhirnya pandemi covid-19. Selain itu, seiring dengan pemulihan ekonomi masyarakat indonesia, kebutuhan akan hunian dan komersial akan terus meningkat,” ujarnya ditulis Selasa (8/8/2023).
Tarno menambahkan meski selama ± 2,5 tahun pandemi, sebagai pengembang properti yang terpercaya Sinar Gading Group (SGG) tetap menjaga komitmen untuk terus mengupayakan pembangunan berjalan.
"Sehingga terhitung 2022 telah tersedia unit-unit ready stock dengan berbagai type,” Jelas Tarno.
Komitmen pengembang dibuktikan dengan dua proyek yang terus berprogress. Kedua proyek tersebut yakni, Pertama Sinar Gading Residence di desain dengan konsep Tropis Modern yang senantiasa mengedepankan kenyamanan alamiah dan bebas dari kekuatiran babjir bagi para penghuni didalamnya.
Saat ini sudah hampir 70% unit telah diserahterimakan dan dihuni di Sinar Gading Residence, dan ini adalah salah satu wujud nyata bukti komitmen kami dalam membangun dan menyerahterimakan tepat waktu.
Sinar Gading Residence berada di Tambun ( Bekasi Timur), tepatnya dekat dengan jalan raya Sultan Hasanudin hanya berjarak 1KM dari Stasiun Tambun, serta diapit oleh 3 Gerbang Tol yakni Tol Bekasi Timur, Tol Tambun, dan Tol Cibitung yang dapat di tempuh hanya 7-15 menit.
Baca Juga: Integra Land Proyeksikan Pertumbuhan Bisnis Rp 60 Miliar di 2024
Sinar Gading Residence ini sangat cocok bagi mereka yang berkatifiktas tidak hanya di Bekasi, namun juga di Jakarta hingga Cikarang.
Proyek kedua, yakni GoHome Residence, lokasinya sangat strategis yakni berada di tengah-tengah pengembangan wilayah BSD Phase 3 (Serpong, nempel dengan Pasar Modern Intermoda BSD, ICE BSD dan AEON Mall BSD, mudah diakses dan berada tepat di kawasan pengembangan aktif dan agresif yang diapit oleh 2 stasiun (Sta.Cicayur/1.6KM & Sta.Cisauk/3KM) juga 2 Gerbang Tol (akses langsung menuju/dari Tol Serbaraja 1B/2KM & Tol CBD BSD/4.3KM).
Direktur Operasional & Marketing Sinar Gading Group, Winston Tatra, menjelaskan proyek SGG, khususnya GoHome Residence ini kami berikan sentuhan desain yang berbeda, yakni dengan konsep desain Jepang modern yang mengedepankan 3 falsafah Jepang yakni Natural, Compact dan Durable.
Natural, kawasan GoHome dikelilingi oleh 5 danau, dan mengedepankan area-area terbuka dengan berbagai jenis tanaman/penghijauan berkarakter Jepang di dalam kawasan. Sehingga baik secara visual maupun kenyamanan hawa alami, udara, dan pencahayaan menjadi jauh lebih baik, segar dan sehat.
Compact, Setiap unit di GoHome dirancang untuk dapat memenuhi kebutuhan ruang dan kenyamanan huni pengguna, mulai dari ketinggian ceiling dan bentuk tata ruang yang sangat memungkinkan untuk dikembangkan menambah unit kamar ataupun lantai dengan mudah, udara pun lebih sehat dan kelembaban ruang juga secara otomatis menjadi minim, selain pencahayaan ruang yang juga pastinya menjadi lebih baik.
Durable, Secara desain dan spesifikasi pun, dirancang sedemikian rupa agar kondisi unit hunian menjadi lebih awet dan tahan lama. Mulai dari ketinggian dan kemiringan atap yang signifikan menyebabkan resiko kebocoran dan kelembaban atap menjadi sangat minim.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
-
MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?