Suara.com - Perusahaan teknologi Apple resmi merilis iPhone 15 dengan berbagai fitur pembaharuan, salah satunya adalah gawai yang kini memakai charging type C. Ada empat tipe berbeda untuk ponsel terbaru Apple ini, yakni iPhone 15, iPhone 15 Plus, iPhone 15 Pro, dan iPhone 15 Pro Max yang sama-sama memakai charging type C.
Alasannya Apple perlu mematuhi peraturan yang dibuat oleh Uni Eropa soal kriteria charger ini. Kriteria yang sama sebelumnya telah digunakan oleh android.
"Jelas kami harus mematuhinya," ungkap Senior VP of Worldwide Marketing Apple, Greg Joswiak, saat diwawancara The Wall Street Journal pada Oktober 2022 lalu.
Dengan demikian jajaran iPhone 15 jadi ponsel pertama Apple yang memakai USB-C untuk pengisian daya. Padahal port Lightning yang kini hilang sudah dipakai Apple selama 11 tahun, tepatnya di peluncuran iPhone 5 pada September 2012 silam.
Keputusan Apple mengganti port lightning ini ternyata lebih cepat daripada perkiraan sebelumnya. Pasalnya, peraturan yang diteken Uni Eropa yang memaksa produsen elektronik menggunakan port USB-C untuk pengisian daya baru akan berlaku per 27 Desember 2024.
Jika mengacu pada tanggal tersebut, maka USB-C kemungkinan baru akan digunakan untuk iPhone 16 yang diluncurkan pada 2024 atau iPhone 17 pada 2025. Kendati demikian, aturan baru Uni Eropa ini tidak mewajibkan perangkat menggunakan USB-C apabila wireless atau nirkabel.
Seperti dilaporkan Techradar, tidak hanya untuk ponsel, Uni Eropa juga mewajibkan penggunaan USB-C pada laptop dengan tenggat April 2026. Namun semua produsen dipaksa untuk menyediakan kecepatan charger yang sama untuk meningkatkan kompatibilitas.
Rumor mengenai penggantian USB-C ini sebenarnya sudah mencuat di kalangan internal Apple sejak 2020. Sebelumnya USB yang sama telah digunakan di laptop MacBook hingga tablet iPad. Jadi hanya iPhone yang masih menggunakan port Lightning untuk mengisi daya baterai.
Tidak hanya soal Charging Type C, iPhone 15 menghadirkan inovasi-inovasi baru dalam beberapa hal. Salah satu yang paling menonjol adalah fitur Dynamic Island. Fitur Dynamic Island kini sudah ada di iPhone 15 dan iPhone 15 Plus. Sebelumnya Apple hanya membatasi di varian pro, tepatnya iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max yang dirilis tahun lalu.
Baca Juga: Pemerintah China Larang Pegawainya Pakai iPhone, Saham Apple Langsung Anjlok
Untuk yang belum tahu, Dynamic Island adalah sebuah fitur berbentuk pil yang bisa melebar dan menciut yang terletak di kamera depan Apple.
Melansir situs Apple, Dynamic Island bisa menampilkan musik yang diputar, timer, koneksi AirDrop, hingga petunjuk arah dari aplikasi Peta. Selain itu Dynamic Island juga bisa diperbesar, diperkecil, hingga dipindahkan ke kiri maupun ke kanan.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Fakta Unik iPhone 15 dan iPhone 15 Plus: Fitur Dynamic Island, USB-C, hingga Kamera 48MP
-
Satria Mahathir Ngaku Tiduri 28 Cewek dan Ogah Pacaran dengan Wanita HP Android
-
Gadis Asal Jakarta Beli iPhone Rp 11 Juta di Online Shop, Barang yang Datang Justru Bikin Kecewa
-
WN Tiongkok di Bali Jual iPhone Bermesin Android Dengan Harga Miring
-
Pemerintah China Larang Pegawainya Pakai iPhone, Saham Apple Langsung Anjlok
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran
-
Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi
-
Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik
-
Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!