Suara.com - Kemarau berkepanjangan akibat El Nino menimbulkan kekeringan dan krisis air di beberapa wilayah, salah satunya Kabupaten Serang, Banten. Merespons cepat, sukarelawan Gerakan Desa untuk (Gardu) Ganjar mendistribusikan bantuan air bersih.
Adapun bantuan air bersih itu sebanyak 70 ribu liter air atau setara dengan 14 mobil tangki air berukuran 5 ribu liter/tangki untuk 437 KK di enam titik wilayah Kecamatan Ciomas; empat titik di Kampung Guha, Desa Sukarena dan dua titik lainnya terletak di Desa Cemplang.
Teriknya sinar mentari tak menyurutkan asa dan semangat warga untuk bisa menikmati bantuan air bersih dari Gardu Ganjar. Raut wajah gembira masyarakat terpampang jelas saat berbondong-bondong berlari sembari menenteng wadah air mulai dari jerigen, bak mandi, hingga galon.
TB Subki Fadillah (42) masyarakat Desa Cemplang, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang mengatakan sudah empat bulan ini warga merasakan kekeringan dan krisis air bersih untuk keperluan sehari-hari.
Jika ingin menikmati air bersih, biasanya masyarakat setempat perlu mengantre di sumber mata air pegunungan Cisitu yang kini makin menyusut akibat kekeringan. Bahkan tak jarang masyarakat perlu merogoh kocek berkisar Rp150 ribu/1.000 liter untuk membeli air bersih.
"Kalau yang enggak mampu gitu patungan, satu tangki berapa orang berapa kk gitu. Kalau dihitung-hitung (saya) udah Rp3 juta-an untuk (beli air) empat bulanan," jelas dia ditulis Jumat (22/9/2023).
Segala upaya telah dilakukan warga setempat untuk meminimalisir dampak kekeringan, salah satunya dengan membangun sumur bor. Sayangnya, usaha tersebut ternyata tak membuahkan hasil.
Subki saat ini bisa bernapas lega berkat bantuan air bersih gratis dari Gardu Ganjar. Karena kebutuhan air untuk keperluan mencuci, mck, dan konsumsi keluarga beberapa hari ke depan kini dapat terpenuhi.
"Ada (mengebor sumur) malah sering cuman kan karena daerahnya kan tinggi nih jadi gak bisa (keluar air). Gak keluar air karena batu semua dalemnya. Ini sangat-sangat membantu yang di bawah kalau bisa mah (bantuan air bersih Gardu Ganjar) sebulan dua kali soalnya udah kewalahan," ujar Subki.
Baca Juga: Dilanda Kekeringan, Warga Karawang Beli Air Bersih dengan Harga yang Mahal
Dia pun berharap Ganjar Pranowo dapat memimpin Indonesia periode 2024-2029 serta mengimplementasikan slogan "Tuanku ya Rakyat" dan "Ganjar untuk Semua" untuk kepentingan masyarakat khususnya pra sejahtera.
Di tempat berbeda, Enok (35) masyarakat Desa Sukarena juga merasa bersyukur atas penyaluran bantuan air bersih yang telah dilakukan Gardu Ganjar.
"Alhamdulillah terbantu banget bersyukur gitu ya, jadi diperhatikan jadi kalau ada air bersih setidaknya untuk beberapa hari ada stok air jadi buat cuci, buat wudhu gitu ya ada stoknya," ungkap Enok.
Sementara itu, Ketua Umum Gardu Ganjar Ahmad Wahyudin Nasyar menjelaskan pihaknya sengaja memilih lokasi tersebut lantaran warga di sana sangat membutuhkan bantuan air bersih akibat kemarau berkepanjangan.
Wahyu memproyeksikan bakal menyasar beberapa wilayah lain di Provinsi Banten seperti Kabupaten Lebak dan Kota Tangerang dalam rangka pemenuhan kebutuhan air bersih untuk warga.
"Yang mendasari kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami di mana saat ini masyarakat di Kabupaten Serang dan Provinsi Banten sedang mengalami kekeringan maka untuk itu kami berinisiatif untuk hadir di tengah-tengah masyarakat sesuai apa yang mereka butuhkan," ungkap dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pasar Forex Lagi Tenang, Tapi Ada Sinyal Bahaya yang Diincar Investor Besar
-
22 Vespa Kesayangan Ludes Terbakar di KM Mutiara Sentosa II
-
Punya Rumah Makin Mudah, KPR BRI di Danantara Housing Expo 2026 Tawarkan DP 1%
-
Manfaat Timun untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Minat Asing pada Kopi dan Buah-buahan Turun, Ekspor Pertanian Jadi Susut
-
Fenomena 'Ghosting' Rekrutmen: Ketika Perusahaan Menuntut Profesionalisme tapi Lupa Etika Dasar
-
Diaspora Indonesia Berburu Suaka AS Demi Menghindari Deportasi Massal Era Donald Trump
-
BRI Dukung Transformasi PMI di Taiwan Menjadi Wirausaha Produktif
-
BRI Tegaskan Komitmen Pemerataan Layanan Perbankan di Daerah 3T Lewat Peran Aktif Mantri