Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Atau KAI mulai mengoperasikan kereta baru untuk kelas ekonomi dengan nama Kereta Ekonomi New Generation. Kereta baru pada kelas ekonomi ini serasa kelas eksekutif karena menggunakan kursi yang bisa direbahkan, tidak ada kursi tegak.
Adapun, pada awal kereta baru ini dioperasikan untuk KA Jayabaya relasi Stasiun Pasar Senen - Malang.
Lantas, dengan kehadiran kereta baru serasa kelas eksekutif ini, berapa tarif yang dikenakan?
Direktur Niaga PT KAI, Hadis Surya Palapa memastikan, perubahan layanan pada kereta kelas ekonomi ini tidak mengalami peningkatan tinggi pada harga tiket kereta api jarak jauh. Dia menyebut, paling tidak kenaikan harga tiketnya hanya puluhan ribu rupiah saja.
"Kenaikan harga sekitar Rp 30 ribu dibandingkan (harga tiket) sebelum dimodifikasi untuk masing-masing subkelas," ujarnya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, yang dikutip, Rabu (27/9/2023).
Hadis melanjutkan, kenaikan harga tiket ini juga sesuai dengan fasilitas yang disediakan KAI kepada penumpang. Mulai formasi kursi 2-2, hingga menggunakan toilet duduk.
Kereta ekonomi yang sebelumnya berkapasitas 106 tempat duduk dengan formasi 3-2, sandaran tegak lurus, dan saling berhadapan, secara bertahap diganti menjadi kereta ekonomi berkapasitas 80 tempat duduk dengan formasi 2-2 dan tidak lagi saling berhadapan.
Kini KAI melakukan inovasi terbaru dengan menghadirkan Kereta Ekonomi New Generation, dimana jumlah tempat duduk menjadi 72 kursi, sehingga leg room-nya menjadi lebih luas. Selain itu, jenis kursinya juga sudah menggunakan tipe captain seat yang membuat pelanggan semakin nyaman saat bersandar dan bisa diatur kemiringannya (reclining) serta bisa disesuaikan searah laju KA atau pun berhadapan (revolving).
"KAI mengucapkan terima kasih kepada pelanggan setia yang telah banyak memberikan kritik, saran, dan masukan untuk perbaikan berkelanjutan dalam layanan KAI di segala lini. Salah satunya adalah melalui modifikasi Kereta Ekonomi New Generation ini," imbuh Hadis.
Baca Juga: Siap-siap! Mulai Tanggal 26 September KA Jayabaya Tak Lagi Pakai Kursi Tegak
Selain pada kursi, upgrade juga dilakukan pada interior kereta dengan ditambahkan Public Information Display System (PIDS) yang dapat menampilkan jam dan suhu. Interior kereta juga dimodif mirip dengan kereta eksekutif seperti bentuk bagasi dan nuansa interior yang lebih cerah. Tak hanya itu, modifikasi juga dilakukan pada toilet dengan nuansa yang lebih mewah dan menggunakan toilet duduk. Tersedia juga tempat ibadah di kereta restorasi.
Kereta Ekonomi New Generation merupakan hasil modifikasi yang KAI lakukan di Balai Yasa Manggarai (tempat perawatan sarana perkeretaapian milik KAI di Manggarai, Jakarta Selatan). Saat ini ada 12 kereta ekonomi yang telah berhasil dimodifikasi di Balai Yasa Manggarai sejak April 2023.
Dengan dioperasikannya Kereta Ekonomi New Generation, maka stamformasi KA Jayabaya menjadi 4 kereta eksekutif (K1), 5 kereta ekonomi new generation (K3 NG) dan 1 kereta makan pembangkit (MP3).
Adapun jadwal perjalanan KA Jayabaya relasi Pasarsenen - Malang yaitu berangkat dari Pasarsenen pukul 17.25 dan tiba di Malang pukul 06.20. Untuk relasi Malang - Pasarsenen, berangkat dari Malang pukul 12.30 dan tiba di Pasarsenen pukul 01.38.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Ekonom Bongkar Biang Kerok Lemahnya Rupiah: Aturan DHE SDA Prabowo Terhambat di Bank Indonesia
-
Danantara Bakal Borong Saham, Ini Kriteria Emiten yang Diserok
-
Lobi Investor Asing, Bos Danantara Pede IHSG Rebound Besok
-
Danantara Punya Kepentingan Jaga Pasar Saham, Rosan: 30% 'Market Cap' dari BUMN
-
Profil PT Vopak Indonesia, Perusahaan Penyebab Asap Diduga Gas Kimia di Cilegon
-
Bos Danantara Rosan Bocorkan Pembahasan RI dengan MSCI
-
IHSG Berpotensi Rebound, Ini Saham yang Bisa Dicermati Investor Pekan Depan
-
Pengamat: Menhan Offside Bicara Perombakan Direksi Himbara
-
AEI Ingatkan Reformasi Pasar Modal RI Jangan Bebani Emiten
-
Bongkar Muat Kapal Molor hingga 6 Hari, Biaya Logistik Kian Mahal