Suara.com - UMKM binaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) ikut unjuk produk unggulan di ajang pameran produk kerajinan terbesar di Asia Tenggara, International Handicraft Trade Fair (INACRAFT), di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta yang diselenggarakan pada 4-8 Oktober lalu.
Dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo, dalam sambutannya Ia bicara banyak akan variasi produk yang semakin menarik setiap tahunnya.
"Saya melihat dari tahun ke tahun pameran Inacraft ini semakin baik dan semakin menarik karena brand-nya sudah kita kenal semua, (Inacraft) sebagai salah satu pameran produk kerajinan terbesar di Asia Tenggara," imbuhnya, (4/10/2023).
Bersama UMKM binaan terbaik dari Rumah BUMN, PNM menjadi salah satu dari 10 BUMN yang menghadirkan produk-produk terbaiknya. Menteri BUMN melalui staf khususnya, Arya Sinulingga, menyatakan keikutsertaan UMKM binaan BUMN ini bertujuan agar para pelaku usaha dapat bersaing secara mandiri di pasar global.
Diterbangkan dari Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Muliani menjadi salah satu mitra UMKM binaan PNM yang berpartisipasi dalam ajang ini. Produknya memiliki keunikan dari hasil kerajinan rajutan rotan. Jenisnya bervariasi mulai dari tas, lampu hias, nampan, dll. Memulai usahanya di 2020 bersama pinjaman dan pendampingan Mekaar, kini omzet usahanya semakin meningkat.
Sebagaimana harapan Menteri BUMN Erick Thohir bahwa gelaran ini dapat jadi pembuka jalan bagi UMKM lokal menguasai pasar ekspor. Seperti kehadiran para mitra UMKM binaan PNM ini di ajang bergengsi ini diharapkan dapat membukakan pintu-pintu kepada pangsa pasar internasional.
“Saya bangga menjadi salah satu nasabah yang diajak untuk ikut di dalam INACRAFT, hal ini membuat saya optimis akan terbukan kesempatan kepada pangsa pasar yang lebih luas tentunya dalam bimbingan PNM,” ucap Muliani.
Singkatnya, PNM bekerja untuk pemberdayaan nasabah melalui pembiayaan dan pendampingan. Pembiayaan dan pendampingan merupakan dua sisi mata uang yang tidak boleh dipisahkan satu dengan lainnya. Perluasan pasar merupakan wujud dari pembinaan yang dilakukan oleh PNM kepada nasabah binaan, sehingga pembinaan bukan saja pada memberikan bekal perbaikan manajerial tetapi secara berkesinambungan membantu nasabah memperluas pasar.
Perluasan pasar ini akan terus dilakukan bukan saja dilakukan melalui pameran tetapi ke depan akan diperluas dengan memasarkan produk di dalam negeri secara masif melalui ekosistem nasabah PNM yang sampai hari ini telah memiliki nasabah 14,8 juta. Saatnya nanti pasar dari produk nasabah binaan adalah nasabah PNM sendiri. Untuk mempermudah transaksi saat ini telah diinisiasi dengan membuat pasar digital pada ekosistem nasabah PNM.
Baca Juga: Dongkrak Penghasilan Pelaku UMKM, Relawan Sandiaga Uno Gelar Turnamen Sepak Bola
Berita Terkait
-
Mau Buka Usaha Online? Simak Ragam Program dari Shopee untuk UMKM
-
125 UMK Sorong Binaan PNM Terima NIB dari Kemeninves
-
Gerbong Pecinta SandiUno Dorong Kemajuan UMKM di Jawa Timur
-
Gencarkan Perekonomian Daerah Lewat UMKM Lokal, Mak Ganjar Sumut Beri Bekal Pembuatan Dodol
-
Program Warung Sikumbang PNM Hasilkan Nilai Tambah Ekonomi Bagi Pedagang
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis