Suara.com - Semangat untuk berkembang dan bersaing di era digital semakin menggelora di kalangan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Timur, berkat inisiatif dari Gerbong Pecinta SandiUno Surabaya yang berkolaborasi dengan OK OCE Distribution Center (DC) dan Yayasan Koperasi Kawis (Karya Wirausaha Sinergi).
Mereka baru-baru ini mengadakan seminar digital marketing yang penuh inspirasi, diharapkan menjadi titik awal bagi kemajuan luar biasa di dunia bisnis lokal.
Kegiatan berlangsung di Kaza Mall, Kapas Krampung, Surabaya, Jawa Timur.
Dalam upaya mendukung para UMKM, Gerbong Pecinta SandiUno tidak hanya memperkenalkan strategi digital marketing, tetapi juga mengintegrasikan teknologi dan inovasi ke dalam bisnis.
Dengan bimbingan dan pelatihan yang intensif, peserta seminar dipersenjatai dengan pengetahuan yang dapat memungkinkan mereka untuk memaksimalkan potensi pemasaran online dan offline sekaligus mengembangkan peluang "Opentable" yang di prakarsai oleh Gerbong Pecinta SandiUno.
"Kegiatan ini sebagai program dari Gerbong Pecinta SandiUno bersama Ok Oce dan Kawis(Karya Wirausaha Sinergi). Program pelatihan atau seminar digital marketing optimalisasi Instagram ini tujuan nya untuk mendongkrak pemasaran online untuk UMKM, agar bisa memaksimalkan penghasilan secara digital," ungkap Sumarto, Tim Gerbong Pecinta SandiUno Surabaya, ditulis Kamis (12/10/2023).
"Selain online juga offline, diadakannya opentable untuk para UMKM tersebut. Kami Gerbong Pecinta SandiUno juga memfasilitasi pemasaran untuk anggota," lanjut Sumarto.
Antusiasme peserta mencapai puncaknya, dengan 80% dari mereka siap untuk menggali lebih dalam ke dalam dunia digital marketing. Ilmu yang diperoleh bukan hanya sebuah pelajaran, tetapi sebuah peluang nyata untuk meningkatkan bisnis.
"80 persen antusias dalam acara seminar digital marketing, mereka mendapatkan ilmu yang bisa diterapkan untuk usaha-usaha mereka yang sedang berkembang," kata Sumarto.
Baca Juga: Gencarkan Perekonomian Daerah Lewat UMKM Lokal, Mak Ganjar Sumut Beri Bekal Pembuatan Dodol
Dari kegiatan ini harapan ke depan adalah agar seminar-serupa dapat terus memotivasi para UMKM untuk berkembang lebih jauh dan berlomba di pasar nasional dan internasional. Terutama, mereka berambisi untuk membawa nama baik produk-produk lokal ke tingkat global.
"Harapannya dengan adanya seminar bisa memotivasi para UKM agar terus berkembang dan maju dalam berbisnis terutama dari sektor pangan yang bisa mencapai nasional dan internasional dengan membawa nama baik produk-produk lokal," tutup Sumarto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Minyak Dunia Tembus USD 100, Bahlil Bakal Hitung Harga BBM Setelah Maret
-
Bulog Gelar Mudik Gratis 2026, Berangkatkan 750 Pemudik ke 15 Kota
-
Menaker Soal Urbanisasi: Boleh Datang, Tapi Harus Siap Bersaing
-
Kemenhub Tegaskan Penerbangan Internasional Masih Tetap Beroperasi
-
Kisah Para Peserta Disabilitas di Mudik Gratis BUMN 2026: Kami Bahagia
-
Jaga Daya Beli Pasca Lebaran, Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tak Naik hingga Juni 2026
-
Sinergi Astra Financial Dukung Peningkatan Akses Kesehatan Belasan Ribu Orang
-
International Women's Day, PLN Perkuat Lingkungan Kerja Inklusif Bagi Perempuan
-
Purbaya Tetap Pede Target IHSG 'To the Moon' 10.000 Tercapai di Akhir Tahun
-
Disindir Ekonomi Lesu di Bawah Kepemimpinannya, Menkeu Purbaya Turun Gunung ke Pasar Tradisional