Suara.com - Sukarelawan Mak Ganjar menawarkan sebuah inovasi usaha yang menggiurkan kepada warga Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur.
Melalui pelatihan kreasi souvenir dari akrilik, Mak Ganjar membekali warga yang mayoritas merupakan emak-emak keterampilan mengolah hasil karya dari kerajinan berbahan dasar akrilik.
"Kami menawarkan inovasi usaha untuk warga sekitar, bisa jadi tidak hanya jualan bunga segar saja. Karna lagi tren, bahan bakunya mudah didapat, dan cara pembuatannya lebih simpel, sepertinya lebih gampang untuk dilakukan di rumah untuk menambah penghasilan," ujar Perwakilan Mak Ganjar Jatim, Vivin Wulandari ditulis Senin (30/10/2023).
Mak Ganjar membekali para peserta keterampilan mengolah souvenir dari akrilik seperti plakat wisuda, ucapan selamat ulang tahun, dan lain sebagainya.
Kegiatan ini bisa menjadi ide peluang bisnis bagi emak-emak agar bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah meski hanya berdiam diri di rumah.
Menurut Vivin, kreasi berbahan dasar akrilik dapat menciptakan kesan mewah pada tampilan hasil karyanya. Inilah yang kemudian membuat souvenir dari akrilik diminati oleh masyarakat luas.
Pangsa pasarnya pun menembus seluruh kalangan tak hanya di dunia pendidikan, melainkan juga masyarakat umum untuk dijadikan sebagai oleh-oleh.
"Kita ingin mendorong kreativitas emak-emak tanpa batas di wilayah Batu sini agar mereka juga ikut berdaya. Tentu untuk mendorong warga sekitar supaya ekonomi Indonesia bisa bangkit," ucap Vivin.
"Emak-emak bisa order bahannya lewat online jadi lebih mudah untuk emak-emak yang punya anak untuk melakukannya (dari rumah)," lanjut dia.
Baca Juga: Ciptakan Tinta Pemilu 2024 dari Gambir, Universitas Andalas Berpotensi Raup Royalti Rp 4 Miliar
Salah seorang peserta bernama Nani (37) mengapresiasi pelatihan yang digelar Mak Ganjar. Menurut dia, keterampilan ini bisa jadi peluang usaha untuk menambah perekonomian keluarga.
"Bagus, kreatif, bermanfaat bagi masyarakat di sini. Bisa jadi bisnis sampingan dari rumah dan menambah perekonomian keluarga. Seru banget ini buat motivasi buat kita yang gak punya pekerjaan di sini," kata Nani.
Dalam kesempatan itu, para sukarelawan juga menyosialisasikan visi misi capres-cawapres 2024 Ganjar Pranowo - Mahfud MD.
Nani menilai, pasangan dengan visi misi bertema "Menuju Indonesia Unggul" tersebut sangat serasi untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.
"Menurut saya Pak Ganjar sosok yang humoris, merakyat dan sangat cocok berpasangan dengan Pak Mahfud. Pasangan serasi banget bagi rakyat Indonesia, mudah-mudahan Indonesia jadi lebih baik," pungkas Nani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun