Suara.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil meraih penghargaan dengan peringkat platinum pada ajang SNI Award 2023 yang diselenggarakan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN).
Apresiasi tertinggi dari Pemerintah ini menjadi bukti bahwa produk Pupuk Indonesia siap bersaing di pasar global maupun internasional. Pasalnya, dengan SNI Award, kredibilitas di mata konsumen dan stakeholder akan meningkat dan dapat memperkuat daya saing produk.
“Terimakasih sekali, ini bukti komitmen kami di Pupuk Indonesia Grup atas penerapan SNI. Terima kasih dan apresiasi kepada BSN dan saya persembahkan ini kepada seluruh peserta SNI Award dan kepada seluruh insan Pupuk Indonesia,” demikian ungkap Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi dalam keterangannya, Sabtu (18/11/2023).
Sebagai Perusahaan pupuk berbasis nitrogen terbesar di kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika Utara, Rahmad menyatakan bahwa penghargaan SNI Award menjadi tolok ukur bagaimana sebuah perusahaan berkembang kedepannya.
“Tentu untuk bisa meningkatkan kinerjanya kita harus menggunakan standarisasi yang sudah ditetapkan oleh BSN dan ini sangat membantu kita selama 3 tahun kita bertransformasi dan Alhamdulillah kita berhasil secara grup menjadi salah satu Perusahaan 10 terbesar di dunia di bidang agrokimia,” tambahnya.
Penghargaan SNI Award dari BSN juga berdampak positif bagi Pupuk Indonesia Grup, karena dapat meningkatkan citra dan kepercayaan Masyarakat terhadap produk dan jasa yang ditawarkan Perusahaan.
Selanjutnya, penghargaan tertinggi dari Pemerintah Indonesia ini menjadi tolok ukur kinerja unggul organisasi dan memperoleh perbaikan berupa opportunity for improvement (OFI).
SNI Award merupakan pengakuan kepada organisasi yang berkomitmen untuk meningkatkan kualitas produk dan jasa serta memenuhi persyaratan Standar Nasional Indonesia (SNI).
SNI Award merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan kepada organisasi atau perusahaan yang telah menerapkan SNI dalam produk maupun jasa secara konsisten dengan kinerja unggul dan berkelanjutan.
Baca Juga: Pengembangan Industri Petrokimia Kunci Masa Depan Ketahanan Pangan Indonesia
Pada kesempatan yang sama, Kepala BSN, Kukuh S. Achmad menyatakan bahwa SNI Award merupakan bagian dari upaya stimulus yang dapat mendorong produsen, konsumen dan masyarakat semakin menghargai aspek mutu dan berpartisipasi aktif dalam pengembangan dan penggunaan SNI sebagai penyediaan dan permintaan pasar.
Penggunaan SNI, dikatakan Kukuh menjadi hal yang wajib dilakukan oleh para pelaku usaha dan industri di tengah melambatnya perekonomian global dan harga komoditas unggulan di pasar global yang tentunya berdampak pada perekonomian nasional.
“Menghadapi tantangan tersebut bukanlah hal yang mudah, pelaku usaha dan industri dituntut untuk terus meningkatkan daya saingnya dengan meningkatkan kualitas produk dan layanan yang salah satunya melalui penerapan SNI. Penerapan SNI diharapkan akan mampu memperkuat daya saing pelaku usaha dan industri nasional dengan menerapkan best practice untuk menerapkan efisiensi, meningkatkan kualitas dan keamanan produk sehingga dapat membuka pasar baru dan peluang untuk mengadopsi teknologi baru guna meningkatkan volume produksi,” kata Kukuh.
“Selain itu, penerapan SNI akan meningkatkan nilai perusahaan dimata konsumen karena konsumen percaya proses produksi maupun kualitas dan layanan yang dihasilkan dapat konsisten,” tambahnya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengapresiasi kepada para perusahaan, pelaku usaha, dan industri yang telah konsisten menerapkan SNI.
Penerapan aspek mutu melalui SNI dapat menjawab tantangan menurut International Organization for Standardization (ISO) kedepan. Adapun beberapa tantangan tersebut yaitu faktor ekonomi, teknologi, demografi, dan lingkungan.
Dirinya berharap, penyelenggaraan SNI Award yang ke-18 ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kualitas dan keamanan produk.
“Apresiasi dari Pemerintah kepada pelaku usaha yang telah menerapkan SNI dan juga menghasilkan produk yang unggul dan pemerintah melalui BSN memberikan SNI Award. Diharapkan produsen, konsumen, dan Masyarakat menghargai aspek mutu dan pemenang menjadi role model sehingga penerapan SNI dapat dilakukan secara luas,” tutup Airlangga.
Pada penyelenggaraan SNI Award 2023, BSN juga memberikan penghargaan kepada anak perusahaan Pupuk Indonesia, yaitu PT Pupuk Kalimantan Timur dengan raihan peringkat platinum, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang dengan raihan peringkat gold dan PT Pupuk Kujang Cikampek dengan raihan peringkat gold, dan PT Petrokimia Gresik dengan raihan peringkat silver.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Pertamina Drilling dan Halliburton Indonesia Sepakat Jalin Kerja Sama Strategis
-
Investor Bitcoin Mulai Tinggalkan FOMO, Fokus ke Riset dan Strategi
-
Insentif Kendaraan Listrik Mundur ke Juli, Kemenperin Klaim Investor Masih Optimistis
-
Penutupan Alfamart Dikaitkan dengan KDMP, Perang Ritel Mulai Terjadi?
-
Bank Investasi China Berikan Pinjaman Rp71,5 Triliun untuk Indonesia, Mau Buat Apa?
-
BUMN Dana Pensiun Perluas Bantuan Hunian ke Pensiunan
-
Pertamina Salurkan Lebih dari 4.400 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada hari raya Iduladha 2026
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan
-
Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI
-
Cukai Tak Naik Jadi Angin Segar, Kinerja Industri Rokok Disebut Masih Tinggi