Suara.com - Pemerintah meminta perusahaan tidak mengeruk keuntungan di dalam negeri, tetapi juga berkontribusi pada masyarakat sekitarnya.
Staf khusus Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Ravik Karsidi mengatakan, perusahaan juga harus mensejahterakan masyarakat, termasuk masyarakat di sekitar lokasi perusahaan berada.
Menurut dia, pemerintah tidak bisa bekerja sendirian dalam mensejahterakan masyarakat. Ravik menyebut, pemerintah perlu kolaborasi dari pihak swasta, yang antara lain dalam bentuk CSR.
“Perusahaan tidak hanya mencari profit tetapi hal penting lainnya adalah mensejahterakan masyarakat sekitar perusahaan. Pemerintah menyadari tidak mungkin Pemerintah bekerja sendiri, perlu ada kolaborasi dan kerjasama dengan pihak lain, terutama program CSR dari perusahaan swasta," ujarnya yang dikutip, Rabu (6/12/2023).
Kepala Sekretariat Nasional TPB/SDGs, Pungkas Bahjuri Ali mengatakan, secara global perkembangan pencapaian SDGs cukup memprihatinkan. Sebab, hanya 15 persen dari indikator pembangunan yang sesuai dengan jalurnya.
"Di Indonesia, 62 persen dari 224 indikator arahnya sudah benar, saat ini Indonesia termasuk di dalam negara-negara yang cukup progresif dalam capaian SDGs, kita peringkat 75 dunia dalam perkembangan SDGs, ini terjadi karena kerjasama kita semua," kata dia.
Sebanyak 32 perusahaan dengan total 63 program dan 9 perseorangan tingkat CEO mengikuti ajang penghargaan ICA 2023. Sedangkan pada ISDA 2023, sebanyak 100 perusahaan, 172 program dan 14 perseorangan tingkat CEO dan Executive mengikuti kegiatan ini.
Pada ajang ICA 2023, Kideco memperoleh 10 penghargaan tingkat Platinum dari 10 program yang diajukan. Program tersebut terkait dengan Tata Kelola CSR, Lingkungan, Ketenagakerjaan, Praktik Operasi, dan Community Involvement and Development (CID).
Kideco juga memperoleh penghargaan Trophy tertinggi sebagai The Top Corporate Leadership on Social Responsibility, The Most Committed Corporate to The Environment, The Most Committed Corporate Community Involvement and Development, dan The Best CEO on Social Responsibility.
Baca Juga: Raksasa Komunikasi Digital Global Bruce Clay Rambas Bisnis di RI
Pada ajang ISDA 2023, Kideco memperoleh 7 penghargaan tingkat Platinum dan 2 penghargaan tingkat Gold dari program-program yang diajukan. Kideco juga memperoleh penghargaan 7 trofi tertinggi yaitu The Top Corporate Leadership on SDGs, SDGs for Social Pillar, SDGs for Environmental Pillar, The Most Committed Corporate to SDGs on Social Pillar, Economy Pillar, Environment Pillar, dan The Best Director on SDGs.
Direktur Utama Kideco Mohamad Kurnia Ariawan menyebut, capaian,-capaian tersebut, memotivasi pihaknya untuk terus berusaha mensejahterakan masyarakat, dan mencapai target Nett Zero Emission tahun 2050
"Capaian ini adalah hasil kinerja dan dedikasi Kideco dalam melaksanakan program CSR di masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan yang berbasis ISO 26000: 2013 dan 17 poin SDGs. Penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk berbuat lebih baik dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat serta capaian Nett Zero Emission," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026