Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani siang tadi memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jumat (2/2/2024).
Pemanggilan ini banyak yang mengkaitkan dengan isu mundurnya Sri Mulyani.
Lantas apa isi pembicaraan Jokowi dengan Sri Mulyani tersebut?
Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana pun mengungkapkan pertemuan yang dimulai pukul 14:30 Wib, dimana pembicaraanya hanya terkait pelaksanaan APBN 2024.
"Ya memang direncanakan tadi pagi teman-teman banyak bertanya ke saya berkaitan diundangnya Bu Sri Mulyani untuk menghadap presiden siang hari ini," kata Ari.
"Oleh karena itu saya menjawab memang betul hari ini pukul 14.30 WIB, Bu Sri Mulyani diterima Pak Presiden untuk membicarakan hal-hal terkait pelaksanaan APBN," tambahnya.
Ari pun membantah jika pertemuan tersebut membahas rencana mundur Sri Mulyani dari Kabinet Indonesia Maju.
"Oh ndak (bahas soal mundur dari kabinet), kita bicarakan APBN, karena sudah mulai dilaksanakan," kata Ari.
Baca Juga: Ulama, Jokowi dan Khofifah Bikin Prabowo-Gibran Unggul di Jatim
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun