Suara.com - Untuk mempermudah nasabah berinvestasi rutin setiap bulan tanpa ribet, Moduit dan blu melengkapi layanan dengan fitur autodebit. Dengan dana minimal, investor sudah bisa memulai investasi secara disiplin.
Untuk mulai berinvestasi di pasar modal, investor tidak harus punya dana yang langsung bernilai besar. Investasi juga bisa dilakukan dengan nilai sesuai kemampuan investor namun dilakukan secara rutin. Strategi tersebut biasa disebut dengan Dollar Cost Averaging (DCA).
DCA diartikan sebagai strategi menyisihkan penghasilan secara rutin dengan nominal yang sama secara berkala untuk diinvestasikan, misalkan setiap bulan, tanpa memperhatikan harga NAB (Nilai Aktiva Bersih). Kunci dari metode investasi DCA adalah disiplin, apapun kondisinya, tetap berinvestasi dengan jumlah yang sama.
“Strategi DCA membuat investor lebih disiplin dalam berinvestasi, selain itu juga dapat mengurangi risiko pasar terutama untuk instrumen investasi yang memiliki volatilitas tinggi seperti Reksa Dana Saham,” kata Head of Research dari Moduit, Manuel Adhy Purwanto ditulis Senin (19/2/2024).
Dengan melakukan DCA, investor akan mendapatkan harga rata-rata dari investasi yang dilakukan secara rutin tanpa memperdulikan naik turunnya harga.
Strategi ini terbukti baik untuk investasi jangka panjang dan mampu menghindarkan investor dari kecemasan dan kepanikan. Alhasil DCA membantu investor untuk berinvestasi secara berkala sehingga tetap fokus dengan tujuan investasi.
Mendukung strategi investasi DCA, Fitur autodebit menjadi salah satu cara untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi rutin. Dengan mengaktifkan fitur autodebit, seorang nasabah bisa disiplin mengalokasikan sebagian pendapatannya untuk investasi.
Mengerti terkait kebutuhan investor, Moduit meluncurkan fitur autodebit untuk investasi reksadana pada bulan Februari 2024. Program ini merupakan pengembangan kerjasama Moduit dengan blu by Digital BCA yang telah dirintis perusahaan sejak awal tahun 2023 yang bernama bluInvest.
Bagi Moduit, blu by BCA Digital merupakan partner yang dapat dipercaya terpercaya. Sesuai misi perusahaan yaitu memberikan layanan aksesibel bagi masyarakat, Moduit terus berupaya memperluas cakupan layanan wealth management dengan bekerjasama dengan blu.
Baca Juga: Tawarkan Kebebasan Finansial, Komunitas Edukasi Saham Gelar Event di Grand Indonesia
Tergabung dalam grup yang sama di ekosistem BCA, kerja sama strategis ini diyakini mendekatkan Moduit pada visinya, yaitu semua orang berhak sejahtera.
Untuk dapat menikmati layanan fitur ini, nasabah yang telah terdaftar pada aplikasi Moduit hanya perlu menyetujui dan mengikuti tahapan yang ada pada aplikasi serta dapat menentukan jumlah dana yang akan dipotong setiap bulannya secara mandiri.
Sebagai Langkah awal, saat ini produk investasi yang tersedia dalam layanan autodebit ini adalah reksadana dan akan dikembangkan ke produk lain yang terdapat di dalam aplikasi Moduit. Produk reksa dana di Moduit dapat dibeli dengan dana mulai Rp 10.000, tergantung dari pilihan produk yang dipilih oleh investor.
Lantas bagaimana memulai investasi rutin dengan autodebit melalui akun Moduit dan aplikasi blu? Caranya sangat mudah. Investor dapat memulai dengan klik ‘strategi’, kemudian pilih ‘disiplin’, dan teruskan dengan memasukkan ‘tanggal dan product’, lalu lanjutkan dengan pilihan ‘metode pembayaran autodebit blu, maka prosesnya pun selesai. Pastikan bahwa investor sudah mempunyai rekening blu dan menghubungkan akun blu dengan akun Moduit.
Sebelum memutuskan pilihan, investor harus mengetahui profil resiko & tujuan investasinya, sehingga produk reksa dana yang dipilih dapat memberikan hasil yang optimal. Reksa Dana merupakan produk pasar modal yang dikelola oleh perusahaan Manajer Investasi, sementara Moduit bertindak sebagai agen penjual reksa dana yang menyediakan produk reksa dana terkurasi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
-
MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?
-
Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim
-
Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg
-
Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!
-
Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!
-
Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026
-
Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi
-
IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA
-
Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000