Suara.com - Berbagai jenis pinjaman kini disediakan oleh bank guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah satunya adalah pinjaman Non KUR dari BRI, yang dapat diperoleh tanpa agunan dan batas limit kredit yang tinggi.
Meski produk yang banyak dikenal adalah pinjaman Kredit Usaha Rakyat atau KUR, namun sejatinya BRI memiliki ragam jenis produk pinjaman yang luas. Ada pula pinjaman Non KUR, yakni berupa pinjaman tanpa agunan jenis umum yang dapat dimanfaatkan.
Jenis Pinjaman Non KUR dari BRI
Setidaknya terdapat dua jenis pinjaman Non KUR dari BRI yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia. Pertama adalah Pinjaman Kupedes, dan kedua adalah Kredit Tanpa Agunan.
Untuk Kupedes sendiri merupakan fasilitas pinjaman dengan bunga kompetitif yang berlaku secara umum untuk setiap sektor ekonomi. Tujuan dari produk ini adalah untuk badan usaha atau perorangan yang memenuhi syarat dengan syarat utama adalah memiliki bentuk usaha yang layak.
Selanjutnya untuk Kredit Tanpa Agunan, dapat dinikmati untuk urusan kredit perumahan atau KPR, serta kredit BRIGuna yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif seperti pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan lain. Syarat utamanya adalah memiliki penghasilan tetap setiap bulan.
Keunggulan utama dari jenis pinjaman Non KUR dari BRI ini adalah suku bunga yang sangat kompetitif dengan plafon pinjaman yang tinggi. Ditambah dengan tenor yang panjang hingga 60 bulan, membuatnya menjadi sebuah produk pinjaman yang sempurna untuk banyak orang.
Ilustrasi Skema Angsuran dan Tenor yang Ditawarkan
Cukup banyak tabel yang beredar dan menjadi acuan untuk simulasi pinjaman yang satu ini. Sebagai contoh, berikut ilustrasi angsuran Kupedes Rakyat untuk pinjaman Rp50.000.000 dalam berbagai jenis tenor yang ditawarkan.
Baca Juga: Transaksi di AgenBRILink Tembus Rp370 Triliun Hanya dalam Tiga Bulan!
- Untuk tenor 12 bulan, angsurannya adalah Rp4,667,700 per bulan
- Untuk tenor 18 bulan, angsurannya adalah Rp3,274,400 per bulan
- Untuk tenor 24 buian, angsurannya adalah Rp2,581,600 per bulan
- Untuk tenor 36 bulan, angsurannya adalah Rp1,909,600 per bulan
- Untuk tenor 48 bulan, angsurannya adalah Rp1,575,400 per bulan
- Untuk tenor 60 bulan angsurannya adalah Rp1,381,000 per bulan
Simulasi dalam berbagai jumlah pinjaman lain juga dapat dilakukan melalui situs resmi BRI, atau dengan melihat berbagai tabel yang dikutip resmi dari laman atau rilis dari BRI.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Nabung Emas Gak Perlu Keluar Rumah, Cukup Jadi Nasabah BRI dan Simak Caranya!
-
Siapkan Masa Pensiun Nyaman dengan BRIFINE BRI: Produk Handal dan Terpercaya
-
Tak Perlu Repot Lagi! Begini Cara Mudah Pantau Semua Transaksi dan Pinjaman di BRImo
-
Link Live Streaming Dewa United vs Madura United di BRI Liga 1: Panas Rebutan Tiket Championship Series
-
Transaksi di AgenBRILink Tembus Rp370 Triliun Hanya dalam Tiga Bulan!
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah
-
Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS
-
Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang
-
PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya
-
Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI
-
Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera
-
Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin
-
Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN
-
Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS
-
Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin