Suara.com - Sejumlah wilayah Ibu Pertiwi dikaruniai kekayaan sumber daya mineral yang tak ada habisnya. Mulai dari tembaga, batu bara, minyak bumi, nikel hingga emas.
Tak heran jika Indonesia punya cadangan terbesar keenam dunia dengan kelimpahan emasnya. Indonesia menduduki peringkat satu dalam hal kepemilikan tambang emas terbesar dunia. Lalu, wilayah Indonesia bagian apa saja yang paling kaya kandungan emasnya?
Papua Tengah
PT Freeport Indonesia membangun lokasi smelter emas di Mimika, Papua Tengah. The Grasberg Mine adalah nama termasyur yang didapat perseroan tersebut, sebab menjadi salah satu smelter emas terbesar di Indonesia.
Adapun produksi emas pada kuartal I/2024 mencapai 545.00 ounce. Produksi meningkat ketimbang tahun kemarin yaitu 402.000 ounce. Sementara itu, emas yang berhasil terjual sebanyak 564.000 ounce dengan harga jual yang merangkak naik sebesar US$2,145 per ounce.
Nusa Tenggara Barat
Selain Papua Tengah, provinsi penghasil emas lainnya ada di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Di lokas ini, berdiri smelter emas milik PT Amman Mineral Tbk.
Awal mulanya, perseroan tersebut memproduksi 25.000 ha emas. Kemudian seiring berjalannya waktu mengeksplorasi wilayah IUPK seperti prospek eksplorasi Elang.
Di sana, eksplorasi semakin meluas ke Site Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa Barat. Ternyata wilayah itu mampu memproduksi 17,8 ton emas.
Baca Juga: Emas Antam Hari Ini Tertahan di Harga Rp 1.325.000/Gram
Kalimantan Tengah
Pulau Kalimantan merupakan wilayah yang kaya akan simpanan cadangan alam, salah satunya emas. Cadangan emas tersebut bisa mengantongi 40 juta ton.
Adapun daerah terbesarnya berada di Desa Pujon, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Desa tersebut bahkan mendapat julukan desa emas sebab mayoritas masyarakat bekerja sebagai penambang emas.
Jawa Timur
Tambang Tujuh Bukit populer dengan nama Tumpang Pitu. Berlokasi di Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur. Cadangan emas di sana bisa mencapai 28 juta ons.
PT Bumi Suksesindo telah mengelola emas di Tumpang Pitu sejak 2017 silam. Perseroan tersebut punya rencana usia tambang selama 9 tahun lamanya. Pada 2020, cadangan mineral Tumpung Pitu diperkirakan masih 702.000 ons emas.
Sumatera
Pada 2008, Pulau Sumatera terdeteksi punya cadangan emas sebesar 168 juta ton. Pada tahun yang sama, kemudian dimulai adanya konstruksi pertambangan emas.
Berdasarkan kontrak kaya dengan pemerintah Indoensia, rencana produksi akan berlangsung sampai 2033 mendatang. Adapun luas dari area tambang mencapai 1.303 km persegi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
-
Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026