Suara.com - Roy Marten menemani putrinya, Monique Arditi Marten ke Polda Bali untuk membuat laporan kasus dugaan penipun properti. Kasus tersebut terjadi ketika Monique ingin menyewa sebuah vila di Pulau Dewata itu.
Awal mulanya, Direktur Development CV Bali Jaya Properties, Rizky Paulus Kertameri menjanjikan pembangunan vila senilai Rp980 juta. Namun, janji manis tersebut tak terbukti, pembangunan villa justru mandek.
Vila itu rencananya akan disewa Monique selama 20 tahun. Paulus menjanjikan perencanaan awal selesai pembangunan adalah November 2023.
“Paul (Kertameri) bilang belum jadi, mundur sampai November, dan (mundur lagi) sampai Februari 2024," jelas Monique.
Monique mengungkapkan dirinya sudah melunasi biaya sewa vila itu sejak September 2023. Idealnya, pada bulan tersebut sudah bisa Monique sewa.
Sebelumnya sudah ada perjanjian sewa vila dengan Paulus. Isi perjanjiannya: bila tak bisa menyelesaikan pembangunan vila maka Paulus wajib mengganti vila di lokasi lain atau mengembalikan semua uang Monique.
Paulus, tutur Monique, telah menjanjikan vila lokasi lain. Namun kala Monique periksa, vila itu juga belum selesai dibangun.
Kakak Monique, Gading Marten sudah menghubungi pihak Paulus tentang vila ini.
Sayangnya tak kunjung mendapat jawaban dan sulit dihubungi.
Baca Juga: Vila Belum Rampung, Roy Marten dan Keluarga Laporkan Dugaan Penipuan ke Polda Bali
"Terakhir kontak Maret 2024, setelah itu dia menghilang sampai sekarang," pungkas Gading.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
-
Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026