Suara.com - PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) menghadirkan layanan terbarunya kepada seluruh stakeholder Kawasan dengan menyediakan layanan angkutan umum di Kawasan Industri Pulogadung dengan menggandeng Transjakarta untuk rute Stasiun Klender - Pulogadung via JIEP yang secara resmi beroperasi pada awal pekan ini.
Secara resmi sinergi antara PT JIEP dan Transjakarta ditandai dengan proses penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Kerja Sama Rute Layanan Angkutan Umum Stasiun Klender – Pulogadung Via JIEP oleh Plh. Direktur Utama PT JIEP, Dharma Satriadi dan Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, turut didampingi oleh Asisten Perekonomian & Keuangan Sekretariat
Daerah Provinsi DKI Jakarta, Sriharyati, Kepala Badan Pembinaan Bumd Provinsi DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono, dan Direktur Investasi 1 PT Danareksa (Persero), Chris Soemijantoro.
Plh. Direktur Utama PT JIEP, Dharma Satriadi menyampaikan, ini merupakan sebuah momen bersejarah bagi PT JIEP selaku pengelola Kawasan Industri Pulogadung yang akhirnya dapat menjawab dan memenuhi kebutuhan seluruh stakeholder untuk bisa mengakses layanan angkutan umum di Kawasan Industri Pulogadung.
Dharma juga menambahkan, sejarah ini tercipta berkat hasil Sinergi BUMD Provinsi Daerah Khusus Jakarta, antara PT JIEP dengan Transjakarta untuk secara bersama-sama menghasilkan nilai tambah bagi kedua Perusahaan dalam melayani seluruh stakeholder maupun Masyarakat secara luas di Jakarta.
"Transjakarta yang akan melintasi Kawasan Industri Pulogadung menggunakan kode trip 11W-R01 St. Klender – Pulogadung via JIEP dan 11W-R02 Pulogadung – St. Klender via JIEP dengan waktu operasional Senin – Jumat, Pkl. 05:00 – 22:00 WIB dan akan menempuh 58 titik pemberhentian dengan waktu tempuh 91 menit," ujar Dharma dikutip Rabu (29/5/2024).
Asisten Perekonomian & Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Sriharyati mewakili PJ. Gubernur Daerah Khusus Jakarta, turut menghadiri penandatanganan MoU antara PT JIEP dan Trans Jakarta yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT JIEP dan Transjakarta yang telah bersinergi untuk melayani Masyarakat Jakarta secara lebih luas lagi hingga ke Kawasan Industri Pulogadung.
"Kami berharap dengan telah terjalinnya Sinergi BUMD yang baik ini dapat memberikan manfaat kepada seluruh Masyarakat Jakarta yang bekerja di dalam Kawasan dan membawa keberkahan bagi PT JIEP dan Transjakarta," katanya.
Sementara itu Drektur Investasi 1 PT Danareksa (Persero), Chris Soemijantoro, mewakili Pemegang Saham PT Danareksa (Persero) dalam sambutannya menyampaikan PT Jakarta Industrial Estate sebagai pengelola dan pengembang Kawasan Industri Pulogadung merupakan Kawasan Industri Pertama di Indonesia dan tergabung dalam holding Perusahaan BUMN, PT Danareksa (Persero).
Baca Juga: Cara Mengecek Jadwal Transjakarta dan JakLingko di Google Maps
"Terjalinnya kerjasama melalui penandatanganan MoU pada hari ini menjadi upaya peningkatan layanan PT JIEP sebagai anggota holding kepada seluruh stakeholder," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi
-
Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok
-
Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik
-
ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya
-
Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa
-
Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya
-
OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance
-
Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni
-
Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK
-
IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis